Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memasuki babak baru dalam kepemimpinan fakultas. Pada Rabu (2/7/2025), Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., resmi melantik 12 dekan untuk masa jabatan 2025–2029.
Acara pelantikan yang berlangsung di Auditorium Moh. Djazman ini menjadi simbol semangat baru dalam membawa UMS ke arah yang lebih progresif.
Dalam susunan dekan yang baru, terdapat enam perempuan dari unsur ‘Aisyiyah yang menempati posisi strategis sebagai pimpinan fakultas.
Hal ini disebut Rektor sebagai momen istimewa, karena tidak hanya mencerminkan keberagaman, tetapi juga menegaskan bahwa perempuan memiliki kapasitas penuh dalam memimpin dan mengembangkan pendidikan tinggi.
Adapun 12 dekan yang dilantik meliputi:
1. Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum. – Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
2. Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis., Ftr., M.Kes. – Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan
3. Prof. Erindyah Retno Wikantyasning, S.Si., M.Si., Ph.D. – Dekan Fakultas Farmasi
4. Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE. – Dekan Fakultas Kedokteran
5. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG. – Dekan Fakultas Kedokteran Gigi
6. Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. – Dekan Fakultas Komunikasi dan Informatika
7. Dr. Lisnawati Ruhaena, S.Psi., M.Si., Psikolog – Dekan Fakultas Psikologi
8. Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
9. Jumadi, S.Si., M.Sc., Ph.D. – Dekan Fakultas Geografi
10. Prof. Dr. Kelik Wardiono, S.H., M.H. – Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Politik
11. Prof. Ir. Mochamad Solikin, M.T., Ph.D. – Dekan Fakultas Teknik
12. Dr. Mohamad Ali, S.Ag., M.Pd. – Dekan Fakultas Agama Islam
Rektor Harun menyampaikan apresiasi atas hadirnya enam dekan perempuan yang berasal dari kader Aisyiyah.
Dia menyebut bahwa kehadiran mereka bukan sekadar simbolik, melainkan karena memenuhi standar tinggi dalam hal kompetensi akademik, kepemimpinan, serta pengalaman di bidang masing-masing.
“Ini membuktikan bahwa perempuan juga memiliki peran sentral dalam pengembangan universitas. Ini sejalan dengan sejarah UMS yang juga lahir dari kontribusi para ibu ‘Aisyiyah sejak awal berdirinya 67 tahun lalu,” jelasnya.
Rektor juga memberikan tantangan kepada para dekan yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya bersama-sama mewujudkan tujuh prioritas strategis pengembangan kampus, yaitu:
- Pembinaan mahasiswa yang intensif
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
- Optimalisasi pemasukan universitas untuk mendukung pendapatan
- Modernisasi sarana dan prasarana
- Pengembangan kelembagaan baik secara vertikal maupun horizontal
- Dorongan untuk seluruh program studi meraih akreditasi unggul
- Berkompetisi dan melampaui universitas-universitas unggulan nasional dan internasional
Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersinergi dalam mewujudkan visi besar kampus yang dirumuskan dalam tagline “I’M UMS”: Islami, Mencerahkan, Unggul, Mendunia, dan Berkelanjutan.
Salah satu dari enam dekan perempuan yang dilantik, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE., mengungkapkan optimismenya terhadap peran perempuan dalam memajukan UMS.
Dia meyakini bahwa kemampuan seseorang tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh kualitas dan upaya nyata dalam meraih pencapaian.
“Laki-laki dan perempuan sejak dalam kandungan memiliki kesempatan yang setara. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola peluang itu menjadi prestasi yang nyata,” ungkap Flora usai pelantikan.
Dia juga menyambut baik arahan Rektor dan siap menjawab tantangan yang ada. Baginya, kolaborasi lintas fakultas dan kerja sama tim merupakan kunci dalam mengembangkan institusi secara berkelanjutan.
Flora juga menekankan pentingnya membangun jejaring nasional di antara fakultas kedokteran di seluruh Indonesia.
“Kita harus berjalan seiring dengan sistem besar di universitas. Tugas kita adalah mengangkat pimpinan, mengayomi rekan kerja, dan melindungi mahasiswa serta tenaga kependidikan yang menjadi bagian integral dalam proses pendidikan,” tegasnya. (gede arga adrian)
