Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan menambah program studi baru. Kamis (13/03/2025), Umsida resmi meluncurkan dua program studi baru, yaitu Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Magister Inovasi Sistem dan Teknologi (MIST). Peresmian ini berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan dalam suasana penuh semangat dan optimisme.
Peluncuran dua program studi ini bertepatan dengan kegiatan kajian Ramadan yang mengusung tema Meraih Kemuliaan Ramadan: Menjadi Muslim yang Lebih Baik. Acara ini menjadi momen penting bagi seluruh civitas akademika Umsida untuk tidak hanya menyaksikan kemajuan institusi tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan yang penuh berkah ini.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, menandai betapa strategisnya langkah Umsida dalam memperluas cakupan akademiknya. Hadir dari jajaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah antara lain Dr. HM Saad Ibrahim, MA, yang menjabat sebagai Ketua Bidang Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, dan Pembinaan Haji Umroh PP Muhammadiyah, serta Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni, Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ir. Tamhid Masyhudi, serta Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Rukmini, MAP.
Dalam sambutannya, Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tenaga kependidikan, jajaran rektorat, dekanat, serta berbagai unit kerja yang telah berkontribusi dalam perkembangan Umsida. Menurutnya, keberhasilan Umsida dalam meraih akreditasi institusi unggul pada 19 Maret 2024 merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi bersama. Prestasi ini menjadi pendorong utama bagi Umsida dalam membuka program-program baru yang dapat mencetak tenaga profesional berkualitas di berbagai bidang.
“Hari ini kita meresmikan dua program studi baru yang sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK), yaitu PPG dan MIST. Tidak berhenti di sini, setelah Hari Raya Idul Fitri, kita juga akan meluncurkan Program Studi Kedokteran sebagai bagian dari upaya kita dalam memperluas bidang pendidikan yang ditawarkan,” jelas Hidayatulloh Seperti dilansir di laman resmi Umsida.
Ia juga menegaskan bahwa dengan adanya dua program baru ini, seluruh program studi yang ada di Umsida harus terus berupaya mendapatkan akreditasi unggul agar target 18 program studi terakreditasi unggul pada tahun 2025 dapat terealisasi. Menurutnya, Umsida masih memiliki perjalanan panjang dalam meningkatkan kualitas dan prestasi akademik sehingga diperlukan kerja sama dan komitmen dari seluruh elemen kampus.
Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTMA), Umsida tidak hanya berfokus pada pengembangan internalnya, tetapi juga turut serta dalam mendukung pertumbuhan institusi pendidikan Muhammadiyah lainnya yang masih dalam tahap pengembangan.
Umsida telah mendapat mandat dari PP Muhammadiyah dan Majelis Dikti Litbang untuk menjadi salah satu perguruan tinggi yang memberikan pendampingan bagi institusi Muhammadiyah lainnya yang memerlukan dukungan.
“Saat ini, Umsida masih menjalankan perannya dalam memberikan pendampingan akademik dan kelembagaan kepada beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya, seperti IAS Probolinggo, STTM AR Fachruddin Bojonegoro, dan STITMA Tuban. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita dalam membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang lebih maju,” tambahnya.
Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umsida Prof. Achmad Jainuri turut memberikan apresiasi atas capaian Umsida yang terus mengalami kemajuan signifikan. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program-program studi yang ditawarkan.
“Umsida telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan kesungguhan, maka hasil yang luar biasa bisa dicapai. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Setelah mencapai tahap ini, tantangan berikutnya adalah bagaimana kita bisa terus menjaga kepercayaan masyarakat agar mereka yakin dengan kualitas pendidikan yang kita tawarkan,” ujarnya.
Dengan bertambahnya dua program studi baru ini, diharapkan Umsida semakin diperhitungkan sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Umsida dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, sekaligus memperluas peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sesuai dengan kebutuhan zaman.
Penambahan program studi ini bukan hanya menandai pertumbuhan Umsida sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menunjukkan keseriusan dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ke depan, Umsida diharapkan dapat terus memperluas cakupan akademiknya, menciptakan inovasi-inovasi baru dalam sistem pendidikan, dan semakin memperkokoh perannya dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. (wh)
