Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan prestasinya dengan menduduki peringkat tertinggi di antara seluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2026 yang diumumkan oleh Quacquarelli Symonds.
Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi serta dalam program Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) tidak menjadi hambatan, melainkan menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan daya saing UMY, baik secara nasional maupun global.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan AIK, Prof. Dr. Faris Al-Fadhat, menjelaskan bahwa UMY terus mengembangkan pendekatan pendidikan integratif yang menginternalisasikan nilai-nilai Islam ke dalam seluruh aspek akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
“UMY mengusung konsep integrasi keilmuan, menjadikan prinsip-prinsip Islam sebagai dasar dalam berbagai bidang studi. Dalam studi hukum dan ekonomi, contohnya, mahasiswa perlu memahami perspektif Islam seperti Hukum Islam dan Ekonomi Syariah,” ujar Faris seperti dilansir di laman resmi UMY, pada Kamis (20/6).
Nilai-nilai keislaman tidak hanya diterapkan dalam proses perkuliahan, tetapi juga terlihat dalam aktivitas riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika.
Faris menambahkan, kegiatan penelitian dan pengabdian di UMY dirancang untuk menjawab persoalan secara kontekstual, namun tetap mengedepankan nilai-nilai Islam.
“Dalam praktiknya, pengabdian masyarakat di UMY sering menggandeng organisasi keagamaan setempat guna memperkuat ikatan sosial dan memperluas dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Dari total sekitar 4.000 perguruan tinggi di Indonesia, UMY berhasil meraih peringkat ke-15 secara nasional.
Menanggapi hal ini, Faris menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan berbasis Islam mampu bersaing dan bahkan melampaui banyak perguruan tinggi lainnya.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi seluruh elemen kampus dalam menciptakan pusat keunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan riset. UMY juga telah menetapkan peta jalan pengembangan hingga tahun 2030 dengan visi menjadi universitas bereputasi di Asia yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” tutup Faris. (*/wh)
