Vera Celik, Perempuan Muda Muslim Terpilih Jadi Anggota Dewan Kota Zurich, Swiss

Vera Celik berhasil memecahkan rekor sebagai anggota dewan kota termuda dalam sejarah Zurich, Swiss.(ft: TRT World)
www.majelistabligh.id -

Seorang perempuan muda, muslim dan berhijab bernama Vera Celik, berhasil terpilih menjadi anggota Dewan Kota Zurich, Swiss. Peristiwa ini menjadi sejarah baru bagi masa depan lembaga politik penting di kota terbesar Swiss tersebut.

Peristiwa ini bukan hanya sebuah kemenangan pribadi, tetapi merupakan simbol perubahan sosial di Eropa yang semakin membuka ruang bagi keberagaman, khususnya muslim.

Dilansir dari TRT World, Senin (16/3/2026), pada usia yang masih sangat muda, Vera Celik berhasil memecahkan rekor sebagai anggota dewan kota termuda dalam sejarah Zurich. Ia juga menjadi perempuan berhijab pertama yang berhasil duduk sebagai anggota dewan di kota tersebut.

Keberhasilan Celik semakin mencuri perhatian karena ia berasal dari latar belakang keluarga imigran Turki. Dalam konteks politik Eropa yang sering diwarnai perdebatan tentang identitas, migrasi, dan integrasi, kemenangan ini dipandang sebagai tonggak penting bagi representasi kelompok minoritas.

Celik maju melalui Partai Sosial Demokrat Swiss, salah satu partai besar yang dikenal memperjuangkan kesetaraan sosial dan keberagaman. Ia juga menjadi anggota dewan kota termuda dengan perolehan 4.772 suara. Jumlah suara tersebut menunjukkan dukungan publik yang cukup kuat terhadap politisi muda ini.

Bagi banyak pemilih, Celik dianggap mewakili generasi baru yang membawa semangat inklusif, antidiskriminasi, dan solidaritas sosial.

Dalam wawancara dengan Anadolu Agency dan disiarkan TRT World, Celik mengakui bahwa identitasnya sebagai Muslim dan keturunan imigran memberikan makna tersendiri bagi kemenangan tersebut.

“Terutama karena saya berasal dari keluarga imigran Turki dan seorang Muslim, hal ini menjadi semakin penting. Dan orang bisa melihat maknanya dengan lebih jelas,” kata Celik.

Pernyataan tersebut menegaskan, keberhasilannya bukan sekadar capaian individu, melainkan juga simbol bagi komunitas imigran dan Muslim di Swiss yang selama ini jarang terwakili di panggung politik.

Pidato Parlemen Swiss

Masa jabatan baru Dewan Kota Zurich dijadwalkan mulai pada bulan Mei mendatang. Pada momen penting tersebut, Celik juga akan mendapat kehormatan besar untuk menyampaikan pidato pembukaan parlemen Swiss.

Celik sendiri menegaskan, visinya adalah membangun kota yang inklusif dan harmonis bagi semua warga. “Saya melihat betapa pentingnya memiliki kota di mana orang hidup bersama secara harmonis, antirasisme, saling mendukung, dan bersatu untuk empat tahun ke depan. Saya bisa menjadi anggota parlemen untuk memperjuangkan apa yang saya yakini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kecintaannya terhadap Zurich dan tekadnya untuk mengabdi bagi kota tersebut. “Ini adalah kota paling indah di Swiss. Saya siap dan bersedia melakukan yang terbaik untuk kota ini,” pungkas Celik. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search