Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan (RSMAD) Kota Kediri, dr. Zainul Arifin, M.Kes, FISQua, menekankan bahwa inovasi tidak muncul secara instan, melainkan harus dibangun dari kesadaran dan rasa memiliki terhadap institusi.
“Melatih untuk berinovasi diawali dengan rasa memiliki sehingga tumbuh rasa ingin memperbaiki dan berinovasi,” ujarnya pada kegiatan upgrading karyawan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan bertajuk Innovasinc Bootcamp Chapter 2: Building a Healthy Lifestyle Ecosystem – Empowering People and Elevating Service Excellence itu membuat suasana berbeda terasa di Hall KH. Soedja’ RSMAD. Sebanyak 150 karyawan yang terdiri dari pejabat struktural dan PIC Mutu Unit mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis RSMAD dalam mendorong budaya inovasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi pada pengalaman pasien (patient experience).
Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme sejak awal. Kegiatan diawali dengan sesi diskusi panel yang unik dan interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai ide inovatif.
Gagasan-gagasan tersebut berfokus pada penciptaan pengalaman baru bagi pasien, mulai dari peningkatan pelayanan hingga pendekatan yang lebih humanis di setiap titik layanan rumah sakit.
Selain direktur, hadir juga Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSMAD menyampaikan materi tentang pentingnya pengalaman pasien sebagai kunci utama pelayanan rumah sakit.
“Pasien itu tidak akan ingat dengan alat apa yang dipakai selama di rumah sakit, namun yang diingat adalah bagaimana dia dirawat, bagaimana perlakuan petugas sehingga tercipta experience pasien,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Medis RSMAD, dr. Linda Hapsari, MARS, mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kepedulian di unit masing-masing.
“Kita harus mulai aware dengan unitnya masing-masing, tidak ada lagi sikap tidak peduli dan cuek. Sehingga pasien merasa nyaman selama di RSMAD dan jangan lupa untuk selalu mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan pasien,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, RSMAD berharap seluruh karyawan tidak hanya memahami pentingnya inovasi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam pelayanan sehari-hari. Innovasinc Bootcamp Chapter 2 bukan sekadar pelatihan, melainkan momentum perubahan budaya kerja menuju pelayanan yang lebih unggul, humanis, dan berorientasi pada kepuasan serta kenyamanan pasien. (ananta)
