Azab Pedih Bagi Mereka yang Ingkar Janji
foto: getty images
UM Surabaya

*) Oleh: Ferry Is Mirza DM

Di antara ciri orang mukmin itu adalah bila berjanji dapat menepati. Perbuatan menepati janji akan melahirkan sebuah integritas, di mana integritas itu merupakan suatu sifat yang diperoleh melalui komitmen diri terhadap ucapan dan perbuatan.

Janji merupakan sesuatu yang harus ditepati oleh setiap orang terhadap yang lain, baik kepada Allah, terhadap sesama maupun janji terhadap dirinya sendiri, selama janji itu bukanlah untuk melakukan perbuatan maksiat.

Islam sebagai agama yang sempurna sangat memperhatikan permasalahan janji ini dan memberikan dorongan serta memerintahkan untuk senantiasa menepatinya.

Janji memang sangat ringan diucapkan, tetapi berat untuk dilaksanakan.
Namun bagi orang beriman yang mampu menunaikan janjinya maka dia akan menjadi orang yang beruntung dan akan mendapat pahala yang besar di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam QS Al Mukminun ayat 8 : “Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah yang dipikulnya dan janjinya.”

Betapa banyak hari ini manusia yang mengobral janji kepada yang lain untuk bertemu, membayar utang, untuk membantunya, untuk memberikan kemudahan, tetapi semua itu hanyalah janji belaka.

Mereka banyak yang mengingkarinya. Padahal betapa besar azab yang akan ditimpakan kepada orang yang ingkar janji.

Perhatikan Al Quran. Ali Imran ayat 77 berikut ini:

“Sesungguhnya orang orang yang memperjualbelikan janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sumpah sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih”. 

Ayat di atas menegaskan bahwa orang-orang yang mengingkari janji dan melanggar sumpah akan mendapatkan azab yang pedih dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang semacam ini tidak akan disapa dan diperhatikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kelak di hari Kiamat, apalagi jika kita belum bertobat sebelum ajal.

Dan kita juga harus ingat jika belum bertobat ketika ajal sudah menjemput, Allah telah menyediakan neraka dan siksa yang pedih baginya

Allah Ta’ala berfirman di surat An-Nisa’: 18:

“Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan yang hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertobat sekarang”. Dan tidak pula diterima tobat orang orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (QS. An-Nisa’ : 18)

Dan juga sebagaimana hadis dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa tidak menepati janji seorang muslim, niscaya ia mendapat laknat Allah, malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya tobat dan tebusan.” (HR. Bukhari Muslim)

Sebagai dampak yang sangat serius ketika janji-janji tidak ditunaikan adalah timbulnya krisis kepercayaan.

Orang yang suka mengingkari janji akan kehilangan kepercayaan orang lain, termasuk dirinya sendiri.

Contoh nyata yang dapat kita saksikan dalam hidup berbangsa dan bernegara hari ini, betapa banyak wakil rakyat dan pemimpin yang tidak lagi dipercaya oleh masyarakat karena janji-janji mereka terdahulu sebelum terpilih tidak dapat mereka tepati.

Hal ini tertulis dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala di QS. Al Fath: 10:

“Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri.”

Untuk itu, ingatlah bahwa setiap janji harus dilaksanakan, karena janji pada hakikatnya adalah utang.

Ketika utang itu tidak dibayarkan saat masih di dunia, maka akan diminta pertanggung jawabannya kelak di akhirat.

Rasulallah saw bersabda: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Insya Allah bermanfaat. (*)

Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini