*)Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
Pahamilah, kecantikanmu akan pudar jika kau sudah menua. Tujuan kecantikanmu tak lain hanya untuk dipandang dan juga menuai pujian manusia. Gunanya untuk apa? Bukannya hanya menambah rasa ujub dan juga penyakit hati?
Sebenarnya, mempercantik diri tak apa, hanya saja jangan salah tempat memperlihatkannya karena bisa menjadi fitnah bagi diri kita. Bukan berarti juga kita harus acak-acakan penampilan hari-hari, hanya saja kecantikan itu tak harus ditunjukkan pada dia yang tak halal bagi kita.
Dikhawatirkan diri asyik berbenah mengubah penampilan namun akhlak dan agama tak pernah dipedulikan. Lebih parahnya lagi mengeluarkan banyak biaya untuk kepentingan dunia tanpa memikirkan nasib hisab di akhirat kelak.
Lebih baik sibukkanlah diri memperbaiki iman bukan semakin mengubah penampilan. Cantik pun tak ada artinya jika akhlak dan agama tak dipedulikan. Sebab yang lebih menarik itu wanita yang agama dan akhlaqnya baik, bukan hanya modal cantik.
Semakin paham wanita akan dirinya, semakin sederhana juga penampilannya karena ia tahu agama dan akhlaqlah yang lebih utama bagi dirinya.
Semoga bermanfaat. (*)
