Sebanyak 429 siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo resmi menjalani hari ketiga kegiatan Forum Taaruf Siswa (Fortasi), Rabu (16/07/2025). Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini tidak hanya menekankan pada capaian akademik, namun juga mendorong siswa untuk aktif dan berprestasi di luar akademik.
Bukti nyatanya? Jumlah ekstrakurikuler (ekskul) di Smamda terus bertambah mengikuti perkembangan zaman dan minat siswa. Jika sebelumnya hanya ada 34 ekskul, kini menjadi 35 setelah resmi ditambahnya ekskul Esport pada Tahun Ajaran 2025/2026.
Ke-35 ekskul tersebut dikelola secara mandiri oleh siswa, mulai dari kelas 10 hingga 11. Ragamnya sangat beragam—mulai dari Panahan, Tari, Smamda Voice, Voli, Badminton, Futsal, Basket (putra-putri), hingga Teater, Karawitan, Multimedia, Cinema, dan Bahasa Jepang. Ada juga ekskul Jurnalis, Broadcasting, Qiroah, Economy Club, Tahfid, Chemical Science, Kopassmamda, hingga Club Sains Fisika dan Robotic. Ekskul baru seperti Esport pun langsung menyedot perhatian.
Ekskul Wajib dan Favorit
Master of Training (MoT) Fortasi, Misbachul Fahmi menyebut seluruh ekskul dibentuk untuk menjadi wadah bakat dan minat siswa. Menariknya, hampir seluruh ekskul yang ada berpeluang untuk dilombakan di berbagai ajang kompetisi.
“Setiap siswa bisa memilih ekskul berdasarkan minat dan potensi prestasi mereka. Tapi khusus siswa Muhammadiyah, wajib ikut tiga ekskul yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci, dan Hizbul Wathan,” ujar Fahmi.
Namun dalam praktiknya, para siswa biasanya akan mengerucut ke dua ekskul: satu wajib dan satu ekskul pilihan yang benar-benar diminati.
Dari sekian banyak ekskul pilihan, sejumlah nama menonjol karena prestasinya. Ekskul Tapak Suci misalnya, baru saja meraih juara nasional tahun ini. Sementara Smamda Voice akan berlaga di ajang internasional di Bali akhir Juli 2025. Ekskul lain seperti Basket, Futsal, Robotika, dan tentu saja Esport, juga mencatatkan peminat terbanyak.
“Esport meski baru, ternyata banyak menarik perhatian siswa. Apalagi dalam dua tahun terakhir, siswa-siswa Smamda sudah sering ikut kompetisi dan menorehkan prestasi,” jelas Fahmi yang juga guru mata pelajaran olahraga ini.
Aliya Nafisa Rahma Putri, siswa kelas 11 MIPA 3 yang juga pengurus IPM Smamda mengungkapkan, ekskul IPM juga menjadi salah satu yang paling diminati siswa baru.
“Banyak yang daftar IPM. Tapi nanti diseleksi lagi dan hanya sekitar 50 anggota yang akan lanjut berproses,” kata siswi yang akrab disapa Nafisa ini.
Dengan jumlah ekskul yang terus bertambah dan siswa yang kian semangat berorganisasi, Smamda Sidoarjo membuktikan diri sebagai sekolah yang bukan hanya fokus pada akademik, tapi juga serius mengembangkan potensi siswa di berbagai bidang. (*/tim)
