”Failure is just a pause. What is eternal is effort. Allah always appreciates struggle, more than visible results”
“Kegagalan hanyalah jeda. Yang abadi adalah ikhtiar. Allah selalu menghargai perjuangan, melebihi hasil yang terlihat”
Seringkali kita terlalu fokus pada hasil, hingga rasa takut akan kegagalan membekukan langkah. Padahal, dalam pandangan Islam, nilai sesungguhnya dari sebuah perjuangan terletak pada usaha (ikhtiar) yang kita kerahkan, bukan semata-mata hasil yang dicapai.
Allah SWT menilai kesungguhan hati dan upaya maksimal kita dalam mengerjakan suatu kebaikan, meskipun hasilnya di dunia ini belum terlihat sempurna atau maksimal. Begitu niat baik tertanam dan langkah baik diwujudkan, nilai itu sudah tercatat di sisi-Nya. sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya,
وَاَنۡ لَّيۡسَ لِلۡاِنۡسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ
Artinya:
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” (Qs. An-Najm: 39)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan amal dan usahanya sendiri. Usaha kita akan diperlihatkan (ayat 40), kemudian kita akan diberikan balasan yang paling sempurna (ayat 41).
Ini diperkuat oleh sabda Rasulullah SAW,
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
Artinya:
“Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim No. 2564)
Hadis ini menekankan bahwa fokus penilaian Allah adalah pada proses dan ketulusan amal (usaha) kita, bukan pada kemewahan hasil akhir.
Oleh karena itu, berikhtiarlah dengan niat lurus dan cara terbaik. Hasil adalah ketentuan Allah, sementara usaha maksimal adalah kewajiban kita. Ikhtiar yang tulus dan baik akan selalu bernilai di mata Allah, menjanjikan pahala baik di dunia maupun di akhirat kelak. Jangan berhenti melangkah karena takut gagal, teruslah berjuang!
Semoga bermanfaat. (*)
