Allah Ta’ala telah memuji ilmu dan pemiliknya serta mendorong hamba-hamba-Nya untuk berilmu dan membekali diri dengannya. Demikian pula Sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang suci.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan beberapa nikmat dan karunia-Nya atas Rasul-Nya (Nabi Mu-hammad) shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan menjadikan nikmat yang paling agung adalah diberikannya ilmu syariat berupa Al-Kitab dan Al-Hikmah, dan Allah mengajarkan beliau apa yang belum diketahuinya.
وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا
“… Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab (Al-Qur-an) dan hikmah (As-Sunnah) kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu sangat besar.” [An-Nisaa’/4: 113]
“Pelajarilah ilmu pengetahuan karena belajarlah ilmu pengetahuan adalah kunci dari segala kebaikan.” Begitulah ungkapan dari sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Utsman bin Affan yang cukup mendalam dan perlu kita cermati. Ilmu pengetahuan sangat erat kaitannya dengan kunci dalam kebaikan. Ilmu pengetahuan adalah dasar dari setiap langkah hidup yang kita jalani. Terlebih ilmu syariat.
Tanpa ilmu, keislaman yang kita jalani bisa jadi tidak sesuai dengan tuntunan nabi Muhamamd SAW beserta Al-Qur’an dan Hadits. Banyak hal yang menjadi alasan mengapa kita harus mempelajari ilmu syariat.
Belajar ilmu Islam merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Ilmu ini bukan hanya sekadar pengetahuan, tetapi juga menjadi petunjuk hidup yang menyelamatkan manusia dari kesalahan dalam beragama, kesesatan dalam menjalani hidup, dan kehinaan di dunia maupun akhirat.
وَمَا كَانَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لِيَنۡفِرُوۡا كَآفَّةً ؕ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِنۡ كُلِّ فِرۡقَةٍ مِّنۡهُمۡ طَآٮِٕفَةٌ لِّيَـتَفَقَّهُوۡا فِى الدِّيۡنِ وَ لِيُنۡذِرُوۡا قَوۡمَهُمۡ اِذَا رَجَعُوۡۤا اِلَيۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ يَحۡذَرُوۡنَ
“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya. (Qs, at-Taubah : 122)
Lalu, manfaat apa saja yang akan kita dapatkan saat memperdalam ilmu agama?
- Membuat manusia menjadi pribadi yang baik. Setiap agama pasti selalu mengajarkan kebaikan. Mempelajari ilmu agama dapat membuat manusia menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan menjadi pribadi yang baik, maka kita akan memberikan pengaruh positif bagi orang lain. Selain itu jika kita berbuat baik kepada siapapun, maka kita akan mendapatkan kebaikan juga dari orang lain.
- Terhindar dari perbuatan dosa. Setan selalu membisikkan manusia agar selalu berbuat dosa. Dengan mempelajari ilmu agama, manusia akan terhindar dari perbuatan dosa. Karena manusia akan tahu larangan apa saja yang dapat menimbulkan dosa. Sebab perbuatan dosa tidak hanya dapat menuntun manusia menuju kesesatan saja. Perbuatan dosa akan menuntun manusia menuju pintu neraka.
- Selalu ingat kepada Tuhan. Terkadang kita sering menemukan orang yang jarang beribadah. Bisa dikatakan kalau mereka jarang mengingat Tuhan. Padahal kita tidak bisa hidup kalau bukan karena kehendak Tuhan. Oleh karena itu, pendidikan agama akan mengajarkan kita untuk taat beribadah. Dengan begitu, manusia akan selalu mengingat Tuhan.
- Lebih bersyukur dalam kehidupan. Pada dasarnya, manusia memang memiliki sifat yang tidak mudah puas. Dengan adanya pendidikan agama, kita selalu diajarkan untuk selalu bersyukur dalam kehidupan. Bila kita mendapat banyak rezeki, hendaklah kita bersyukur dan tidak sombong. Lalu bila kita sedang mendapat musibah, kita juga harus bersyukur sebab Tuhan masih perhatian kepada kita.
- Membuat manusia lebih ikhlas. Saat manusia sedang diuji oleh Tuhan, terkadang manusia tidak ikhlas. Memang ikhlas merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Agama mengajarkan kita untuk selalu ikhlas dengan keadaan apapun. Saat mendapat ujian hidup dari Tuhan, kita ikhlaskan dan pasrahkan saja kepada Tuhan. Sebab Tuhan menguji kita untuk meningkatkan derajat kita sebagai manusia.
Itulah manfaat yang akan kita dapatkan dari petunjuk agama. Agama akan membuat kita terhindar dari kesesatan. Maka dari itu, mulailah untuk belajar agama dari sekarang. Sebab tidak ada kata terlambat untuk belajar. Carilah ilmu syar’i, sebab dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa, “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya ialah orang-orang yang berilmu.” (QS Fathir: 28).
Karenanya, perdalamilah ilmu-ilmu yang mengantarkan kita pada rasa takut kepada Allah. Allah berfirman, “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS Az-Zumar: 9).
Orang yang tahu tentang hakikat penciptaan manusia, tahu tentang syariat yang diturunkan Allah sebagai tata cara hidup manusia, dan tahu ke mana tujuan akhir hidup manusia, tentu akan lebih khusyuk hatinya dalam ibadah dan kuat imannya dalam aneka gelombang ujian ketimbang orang yang jahil.
Orang yang tahu tentang apa yang halal dan haram, tentu lebih bisa menjaga diri daripada orang yang tidak tahu. Orang yang tahu bagaiman dahsyatnya siksa neraka, tentu akan lebih khusyuk. Orang yang tidak tahu bagaimana nikmatnya surga, tentu tidak akan pernah punya rasa rindu untuk meraihnya. (*)
