Bakso Lazismu Lumajang Membersamai Kajian Bulanan Muhammadiyah Jatiroto

Bakso Lazismu Lumajang Membersamai Kajian Bulanan Muhammadiyah Jatiroto
www.majelistabligh.id -

Program BAKSO Lazismu Lumajang kembali hadir membersamai kegiatan kajian bulanan yang diselenggarakan oleh ranting Muhammadiyah di Kecamatan Jatiroto. Kegiatan ini berlangsung pada, Jumat ( 13/2/2026) di Masjid Shalahuddin dan sebelumnya di Masjid Nurul Huda, pada Senin (26/1/2026),  masjid yang didirikan dan dikelola oleh Ranting Muhammadiyah Ranupakis.

Kehadiran Bakso Lazismu menjadi bagian dari penguatan dakwah sosial Lazismu Lumajang dalam mendukung aktivitas keagamaan berbasis masjid, khususnya AUM Peribadatan. Program ini tidak semata bersifat konsumtif, tetapi diarahkan untuk menumbuhkan kebersamaan jamaah dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar masjid.

Ketua Kantor Layanan Lazismu Jatiroto, Arief Rohman Hakim, S.Si menyampaikan, program Bakso Lazismu merupakan salah satu bentuk dukungan Lazismu terhadap kegiatan masjid. Di samping itu, Lazismu Jatiroto secara rutin juga menjalankan kegiatan santunan anak yatim piatu dan kaum dhuafa setiap tiga bulan di sekitar AUM.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Sekretaris PCM Jatiroto yang baru, Kahfi Purwo, S.E. Ia menyampaikan penguatan nilai Al-Qur’an terkait fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan kepedulian sosial umat, dengan mengutip sepenggal ayat:

“Innamā ya‘muru masājidallāhi man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wa aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāta wa lam yakhsha illallāh…”

(Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut selain kepada Allah).

Ayat tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa memakmurkan masjid tidak berhenti pada ibadah ritual, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan sinergi antar unsur persyarikatan.

Sementara itu, H. Marzuki, jamaah sekaligus donatur Masjid Shalahuddin Kaliboto, menyambut baik kehadiran Bakso Lazismu Lumajang. Ia menilai program tersebut memberi nilai tambah bagi kegiatan kajian, sekaligus mengapresiasi kualitas bakso yang disajikan karena rasa dagingnya terasa dan memuaskan.

Melalui kegiatan ini, Lazismu Jatiroto berharap terbangun kolaborasi yang lebih konkret dengan PCM Jatiroto ke depan, sehingga Muhammadiyah di tingkat lokal tidak hanya dikenal melalui amal usaha pendidikan, tetapi juga kuat dalam pelayanan sosial dan pemakmuran masjid. Wallahu a’lam bish-shawab. (syahrul ramadhan)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search