Banyak Suami Bangga Punya Istri Mandiri, tapi Tidak Sadar Kenapa Jadi Begitu

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Ada istri yang terlihat sangat mandiri. Uang belanja ia kelola sendiri. Kebutuhannya ia urus sendiri. Kalau ada kekurangan, ia cari cara sendiri.

Dari luar, semuanya tampak baik-baik saja. Ia jarang mengeluh. Jarang meminta. Tidak banyak menuntut. Seolah semua bisa ia tangani sendiri. Namun perlahan, ada sesuatu yang hilang. Bukan tentang uang. Bukan juga tentang mampu atau tidak mampu.

Yang hilang adalah rasa diperhatikan. Pertanyaan sederhana, seperti:

“Sudah makan?”

“Kamu capek hari ini?”

“Ada yang bisa aku bantu?”

Kadang seseorang merasa sendiri bukan karena tidak diberi apa-apa, tetapi karena tidak ditanya, tidak dipedulikan.

Padahal setiap hari ingin merasa dianggap ada. Ingin merasa dihargai. Karena bagi sebagian istri yang terlihat mandiri, kesepian yang paling dalam adalah ketika ia terbiasa menyelesaikan semuanya sendiri, hingga lupa rasanya punya tempat bersandar.

Banyak orang bangga ketika melihat istrinya kuat dan mandiri. Ia bisa mengurus semuanya sendiri. Jarang mengeluh. Jarang minta bantuan.

Dari luar terlihat hebat. Tapi kadang kemandirian yang berlebihan bukan karena ia tidak butuh siapa-siapa, melainkan karena ia terlalu sering harus menghadapi semuanya sendiri.

Ketika seorang istri merasa tidak bisa bergantung pada siapa pun, ia perlahan membangun dinding di hatinya.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search