Benteng Hati: Memohon Perlindungan Allah SWT dari Kejahatan Bisikan Setan

Benteng Hati: Memohon Perlindungan Allah SWT dari Kejahatan Bisikan Setan
*) Oleh : Suharto Fauzan
Simpatisan Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Dalam perjalanan hidup seorang mukmin, tentu tak bisa dilepaskan dari godaan setan yang mengajak berbuat tidak baik. Setan (Syaitan) telah bersumpah untuk menyesatkan manusia dari jalan yang lurus dengan berbagai cara, dan senjata utamanya adalah perasaan was-was; bisikan halus yang menanamkan keraguan, ketakutan, dan keinginan untuk bermaksiat.

Sebagai manusia yang lemah, kita tidak mungkin melawan tipu daya setan sendirian. Satu-satunya jalan adalah memohon perlindungan Allah SWT agar hati tetap teguh dalam iman.

Hakikat Bisikan Setan
Bisikan setan bersifat halus dan sering kali tidak disadari oleh manusia. Bisikan setan bisa berupa rasa malas untuk beribadah, keraguan terhadap janji Allah, pemicu amarah yang meledak-ledak, hingga rasa putus asa.

Setan seringkali menyelinap melalui pikiran seolah-olah masuk akal namun sebenarnya menyesatkan. Allah SWT mengingatkan umat muslim bahwa setan adalah musuh yang nyata:
Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka jadikanlah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fatir: 6)

Perintah Berlindung
Allah SWT yang Maha Mengetahui kelemahan hamba-Nya telah mengajarkan untuk melawan bisikan setan.

1. Surah An-Nas diturunkan sebagai doa pelindung dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi.
“Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Tuhannya manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.’”(QS. An-Nas: 1-6)

Surat ini menegaskan, setan tidak akan bisa menggoda bila seorang hamba mengingat Allah, namun akan kembali membisikkan kejahatan saat hamba tersebut lalai.

Dalam ayat lain, Allah memerintahkan kita untuk segera berlindung jika merasakan gangguan:
Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200)

Rasulullah SAW memberikan gambaran betapa dekat keberadaan setan terhadap diri manusia, sehingga kewaspadaan sangat diperlukan.

1. Setan Mengalir dalam Aliran Darah
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya setan itu berjalan dalam tubuh anak Adam melalui aliran darah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa mudahnya setan mempengaruhi emosi dan fisik kita, membuat kita marah, bernafsu, atau gelisah tanpa sebab yang jelas.

2. Keutamaan Ta’awwudz
Ketika ada dua orang yang saling mencela di hadapan Nabi SAW hingga wajah salah satunya memerah karena marah, Nabi bersabda: “Sungguh saya mengetahui satu kalimat, jika ia mengucapkannya maka akan hilang apa yang ia rasakan (marah), yaitu: A’udzu billahi minasy syaithanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Langkah Praktis Melindungi Diri dari Godaan Setan
Berikut adalah langkah-langkah yang diajarkan dalam Islam:
1. Membiasakan Membaca Ta’awwudz
Ucapkanlah “A’udzu billahi minasy syaithanir rajim” setiap kali hendak membaca Al-Qur’an, ketika merasa marah, saat merasa takut, atau ketika pikiran buruk melintas.

2. Rutin Membaca Al-Mu’awwidzat
Bacalah Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setiap pagi dan petang, serta sebelum tidur. Rasulullah SAW bersabda bahwa surah-surah ini cukup untuk melindungi hamba dari segala keburukan.

3. Menjaga Wudhu dan Menunaikan Salat
Setan menyukai tempat yang kotor dan hati yang lalai. Menjaga kesucian fisik (wudhu) dan mendirikan shalat tepat waktu adalah benteng yang sulit ditembus setan.

4. Memperbanyak Dzikir
Ibarat rumah kosong yang mudah dimasuki pencuri, hati yang kosong dari dzikir adalah sarang setan. Biasakan lisan berdzikir kalimat Laa ilaaha illallah dan Astaghfirullah.

Memohon perlindungan kepada Allah SWT adalah bukti keimanan. Kita mengakui bahwa kita lemah dan hanya Allah Yang Maha Kuat. Jangan biarkan bisikan setan merusak hubungan kita dengan Sang Pencipta maupun dengan sesama manusia.
Jadikan Allah sebagai satu-satunya pelindung, niscaya hati akan menjadi tenang dan terhindar dari tipu daya setan yang menyesatkan.
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (QS. Ali Imran: 173)

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk. Aamiin …

 

Tinggalkan Balasan

Search