Kegiatan buka puasa sunah setiap hari Senin dan Kamis merupakan tradisi yang terus dijaga secara konsisten di Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin. Kegiatan ini rata-rata diikuti sekitar 120 hingga 150 jamaah pada setiap pelaksanaannya dan menjadi salah satu program rutin masjid dalam menghidupkan sunnah Rasulullah sekaligus mempererat ukhuwah antarjamaah.
Konsistensi pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari tata kelola masjid yang aktif dan terarah. Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin tercatat menjadi finalis Cabang Ranting Masjid (CRM) Award VI serta meraih Penghargaan Stand Expo Terbaik kategori Masjid pada ajang tersebut. Capaian ini memperkuat citra masjid sebagai pusat pembinaan umat yang tidak hanya aktif secara ritual, tetapi juga unggul dalam manajemen dan inovasi program.
Secara geografis, masjid ini berada di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Cabang Banjarmasin 13, tepatnya di Jalan HKSN Raya, Kelurahan Kuin Utara. Lokasinya yang berada di kawasan padat penduduk menjadikan masjid ini sebagai titik temu jamaah dari berbagai latar belakang, sekaligus ruang tumbuhnya kegiatan keagamaan yang inklusif.
Menjelang waktu maghrib setiap Senin dan Kamis, jamaah dari berbagai usia dan latar belakang mulai memadati masjid untuk berbuka bersama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan shalat berjamaah dan ibadah lainnya. Suasana kebersamaan tampak kental, mencerminkan kuatnya ukhuwah dan semangat saling menguatkan dalam menjalankan ibadah sunnah.
Seluruh rangkaian buka puasa sunnah ini dibiayai dari infak para jamaah, tanpa dukungan sponsor eksternal. Partisipasi jamaah dalam menopang pendanaan kegiatan menunjukkan tingkat kepercayaan, kepedulian, serta budaya berbagi yang telah mengakar di lingkungan masjid.
Salah satu jamaah tetap, Zainal Firdaus, yang rutin berbuka puasa bersama istrinya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif secara spiritual dan sosial.
“Buka puasa sunnah ini sangat membantu kami untuk istiqamah. Berbuka bersama jamaah lain membuat suasananya hangat dan penuh kebersamaan. Kami sekeluarga merasakan ketenangan dan keberkahan,” ujarnya.
Melalui program buka puasa sunah Senin–Kamis yang dilaksanakan secara berkelanjutan, masjid ini terus meneguhkan perannya sebagai pusat pembiasaan ibadah sunah, penguatan ukhuwah, dan pembinaan spiritual jamaah, sekaligus contoh bagaimana masjid dapat hidup dan menghidupkan lingkungan sekitarnya. (arif polibon – kontributor banjarmasin)
