Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, M.Ek, memberikan sambutan hangat dalam acara wisuda ke-VII Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang berlangsung pada Sabtu (11/10/2025). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting yang menandai awal perjalanan pengabdian dan tanggung jawab baru bagi para lulusan.
“Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, ia adalah penanda kecil dari perjalanan besar kehidupan. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati. Semoga gelar yang diraih hari ini menjadi gelar impian, pengabdian, dan ladang kemanfaatan—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sesama,” ujar Bupati Yuhronur dalam sambutannya.
Yuhronur juga menyampaikan pesan mendalam bahwa setiap wisudawan bukan hanya menerima ijazah, tetapi juga menerima amanah peradaban untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang terus tumbuh, beradaptasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. Mengutip pesan inspiratif, “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Bupati berpesan agar para lulusan selalu menjaga nama baik orang tua, almamater, dan Kabupaten Lamongan.
“Selamat menapaki babak baru kehidupan. Teruslah menjadi cahaya kebaikan di manapun berada. Demi Lamongan, cahaya berpencer ilmu dan iman berpacu sejalan. Wisudawan hari ini bukan sekadar meraih gelar, tetapi menjadi cahaya pengabdian bagi Lamongan Megilan,” tutupnya.
Wisuda ke-VII UMLA diikuti sebanyak 842 lulusan. Acara ini dipimpin langsung oleh Rektor UMLA, Prof. Dr. A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kep, Ners, M.Kes.
Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan di UMLA. Meski merupakan universitas yang masih muda dibandingkan perguruan tinggi lainnya di Lamongan, namun UMLA akan terus berkembang dengan pesat. Salah satu bukti kemajuan tersebut adalah hadirnya delapan program studi baru yang siap menjawab tantangan zaman.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengungkapkan harapan agar Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dapat segera menjadi rumah sakit pendidikan, sebagai langkah strategis memperkuat bidang akademik dan praktik mahasiswa kesehatan.
Tak hanya itu, UMLA juga berkomitmen menambah berbagai infrastruktur kampus dan akan membangun rest area yang diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan UMKM Lamongan agar semakin maju dan mandiri. (najwa tiara tsani agustin)
