Majelis Tabligh Muhammadiyah
Syiar Dakwah Islam Berkemajuan dan Menggembirakan
Muhammadiyah Bukan Manhaj Kebencian
Kisah Suparman, Tukang Bekam yang Akhirnya Pergi ke Tanah Suci
Tiga Tipologi Manusia
Salaf, Manhaj Salaf, dan Salafi
Paham Salafi Gampang Masuk di Muhammadiyah, Mengapa?
Muhammadiyah Itu Manhaj Paling Plural, Toleran, Adaptif, Solutif, dan Terbuka
Teologi Al-‘Ashr sebagai Spirit Pengembangan Energi Terbarukan
Putri Nabi Syuaib dan Manusia Berkualitas dalam Al-Qur’an
Muhammadiyah Gelar Pelatihan Pelatihan Ahli Ukur Arah Kiblat
Dakwah Muhammadiyah Sudah Komplet, Tidak Perlu Tolah-toleh
Efek Jera Tidak Harus dengan Hukuman
Sejarah Salafi yang Mula Pertama di Saudi Arabia
Ujian Itu Tanda Sapaan Cinta Allah
Tunanetra Ini Naik Haji dari Hasil Jualan Kacang Oven
Peran Pendidikan Islam dalam Membangun Cara Pandang Muslim di Era Digital
Kyai Dahlan, Agama, dan Biola
Bahaya Terjerat Sihir Modern
Salafisme versus Muhammadiyah: Puritanisme Historis versus Moderat Berkemajuan
Mbah Tono, Pemulung Asal Ponorogo, Wujudkan Mimpi Pergi ke Tanah Suci
Ini Masjidku, Aku Bangun dari Hartaku, Aku Hibahkan untuk Muhammadiyah
Kuli Panggul Pasar Pabean Itu Akhirnya Naik Haji
Makna Ibadah Haji dalam Cinta
Muhammadiyah Itu Pengajiannya Sederhana, Hasilnya Luar Biasa
Puasa Cinta Mohammad Hatta untuk Indonesia