Dalam Dekapan Tuhan

Dalam Dekapan Tuhan
*) Oleh : Masroin Assafani
Wakil Ketua PDM Lamongan
www.majelistabligh.id -

Merebahkan jiwa dalam memohon kepada Allah serta bersabar, hal inilah yang akan menjadikan hambanya dalam dekapan Tuhan.

Sebagai makhluk yang ahsanitaqwim (sebaik-baik bentuk), manusia diposisikan oleh Allah menjadi makhluk memiliki derajad tinggi di antara makhluk lainnya, tentu apabila menepati jatidirinya sebagai hambanya yang abidun (beribadah kepada Allah).

Selanjutnya Allah memberi arah kepada manusia, bahwa apabila memiliki maksud, tujuan dan pula harapan, maka harus meminta hanya kepada Allah semata.

Dengan syarat memohon hanya kepada Allah dengan sabar dan salat. Dan hal ini memang berat, tapi akan menjadi ringan bagi hambanya yang khusyuk.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا سْتَعِيْنُوْا بِا لصَّبْرِ وَا لصَّلٰوةِ ۗ وَاِ نَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَ

Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,“(QS. Al-Baqarah 2:Ayat 45)

Kandungan Ayat
1. Allah membuka lebar kehadiran hambanya : “Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat.
2. Berat dan khusyuk ; Dan (sholat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,”

Pelajaran ayat:
1. Degan adanya sesuatu yang kita hadapi, agar hambanya minta kepada Allah, mawas diri bahwa manusia butuh kepada Tuhan.
2. Dengan masalah yang dihadapi manusia harus bersabar, sabar itu latian jiwa menuju ketulusan dan kasih sayang.
3. Mendirikan salat, dengan adanya masalah, Allah secara halus memberi bimbingan, sejauh mana ibadah salat hambanya, sudahkan mendekati khusuk? dari sini bila mau menengok diri, maka kita akan mengetahui kadar salat kita.
4. Salat memang berat bagi jiwa pemalas dan hati padat, tetapi tidaklah berat bagi orang-orang  yang jiwanya betul-betul hadir kepada Allah (khusuk).

Catatan ;
– Pertama ; khusuk adalah manusia yang mampu menghadirkan dirinya yakin bahwa mereka akan menemui Tuhannya
– Kedua ; khusyuk adalah bahwa mereka yang betul-betul yakin akan kembali kepada-Nya.”
Pertama dan kedua tersebut ada pada firmal Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai berikut :

الَّذِيْنَ يَظُنُّوْنَ اَنَّهُمْ مُّلٰقُوْا رَبِّهِمْ وَاَ نَّهُمْ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ

“(yaitu) mereka yang yakin bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 46)

SemogaAllah senantiasa membersamai kita di setiap keadaan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Search