SD Muhammadiyah 1 Malang kembali meneguhkan komitmennya dalam pembinaan karakter Islami melalui program unggulan Siroh (Subuh Raih Ridho Ilahi). Mengawali Ramadan 1447 H pada Senin (2/03/2026), kegiatan ini memasuki tahun kedua pelaksanaan dan semakin mengokohkan identitas sekolah sebagai pelopor gerakan Subuh berjamaah terstruktur di lingkungan sekolah dasar Muhammadiyah Kota Malang.
Program Siroh diikuti murid kelas 3 hingga kelas 6 secara bergiliran selama bulan Ramadan. Sejak dini hari, murid hadir ke sekolah dengan penuh semangat, didampingi para guru untuk menunaikan salat Subuh berjamaah. Momentum ini bukan sekadar ibadah rutin, melainkan latihan kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah yang berlangsung khusyuk. Seusai salat, murid mengikuti kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan secara bergantian oleh guru maupun murid. Materi yang disampaikan ringan namun sarat makna, mencakup keutamaan Ramadan, pembinaan akhlak, serta motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Selanjutnya, murid mengikuti halaqah Al-Qur’an dalam kelompok kecil. Pada sesi ini, mereka melaksanakan tadarus sesuai target hafalan masing-masing kelas. Pendampingan intensif dari guru membuat proses pembelajaran Al-Qur’an lebih terarah, sekaligus membangun kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik.
Kegiatan semakin bermakna dengan pemutaran film di IFP yang menghadirkan kisah-kisah inspiratif penuh pesan moral. Tayangan ini menjadi media refleksi agar murid mampu meneladani nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan nyata.
Suasana spiritual kian terasa saat seluruh murid bersama-sama melantunkan Asmaul Husna dan dzikir pagi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebelum murid beristirahat dan melanjutkan aktivitas pembelajaran.
Kepala sekolah, Rizka Silvia, S.PdI, MPd menegaskan, program Siroh bukan sekadar agenda tahunan Ramadan, melainkan bagian dari budaya sekolah yang ingin terus dirawat.
“Kami ingin membiasakan murid mencintai salat berjamaah sejak dini. Ramadan harus menjadi momentum pembentukan karakter dan penguatan iman, bukan hanya seremonial,” tuturnya.
Memasuki tahun kedua pelaksanaan, Siroh menunjukkan konsistensi sekolah dalam membangun generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia. Dukungan orang tua dan antusiasme murid menjadi energi positif dalam menyukseskan program ini.
Melalui Subuh Raih Ridho Ilahi, SD Muhammadiyah 1 Malang berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam spiritualitas dan kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Sebab di sekolah ini, fajar bukan sekadar penanda waktu melainkan awal pembentukan karakter menuju ridha Allah Swt. (Aangga Adi Prasetya, M.Pd)
