Yang sebenarnya perlu kita perbaiki…
Sering kali, kita terlalu sibuk menilai. Terlalu cepat menunjuk. Terlalu ringan berprasangka.
Padahal, yang paling layak kita sorot adalah diri kita sendiri.
Cobalah tengok sejenak…
Mungkin yang perlu diperbaiki bukan orang lain, tapi hati kita yang diam-diam menyimpan iri, lidah kita yang terlalu cepat melukai, sifat kita yang tanpa sadar menyakiti, dan prasangka kita yang mengaburkan kebenaran.
Kita tidak pernah benar-benar tahu
berapa banyak kesalahan kita sendiri
yang barangkali lebih besar dari yang kita kira.
Maka jangan pernah merasa lebih suci. Lebih baik. Lebih tinggi. Atau lebih-lebih yang lainnya.
Karena bisa jadi di hadapan manusia kita tampak mulia, tapi di hadapan Allah, kita hanyalah segumpal debu yang penuh cela.
Dan bisa jadi seseorang yang kita remehkan hari ini, adalah yang doanya menembus langit lebih cepat dari keluhan kita.
Allah Maha Tahu. Bukan dari penampilan. Bukan dari kata-kata. Tapi dari apa yang tersembunyi dalam hati kita.
Jadi, sebelum sibuk membetulkan orang lain, betulkan dulu cermin diri kita. Karena bisa jadi, yang paling perlu diselamatkan adalah kita. (*)
