Doa Panjang Imam Besar Masjidil Haram di Malam 27 Ramadan

Puncak kepadatan jemaah di Masjidil Haram di Mekkah terjadi pada hari Ahad (15/3/2026) malam. (Foto: X/Haramain)
www.majelistabligh.id -

Jemaah yang mengikuti qiyamul lail di Masjidil Haram pada malam 27 Ramadan, mencapai puncaknya, Ahad (15/3/2026) malam waktu setempat. Semua sudut masjid penuh sejak. Di malam yang diyakini sebagai turunnya Lailatul Qadar tersebut, kekhusyukan tampak menyelimuti jemaah saat melaksanakan rangkaian salat Isya, Tarawih, hingga Tahajud.

Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Dr. Abdurrahman bin Abdulaziz as-Sudais, turun langsung memimpin jemaah. Pada rakaat terakhir salat Tahajud, suasana semakin syahdu saat ia melantunkan doa qunut yang panjang.

Selain rangkaian salat, Masjidil Haram juga menjadi pusat pelaksanaan iktikaf. Guna mendukung ibadah ini, pengelola masjid telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk mushaf Al-Qur’an dalam cetakan huruf Braille serta panduan panduan digital terintegrasi.

Sementara itu, Masjidil Haram di Mekkah terpantau mencapai batas kapasitas maksimum pada malam ke-27 Ramadan 1447 H. Puncak kepadatan jemaah di tanah suci ini terjadi pada hari Ahad (15/3/2026) malam, atau sehari lebih awal dari penanggalan di Indonesia.

Kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan bahwa arus kedatangan lautan manusia terus mengalir tak henti sejak dini hari. Para jemaah tampak memenuhi setiap sudut bangunan, mulai dari lorong, koridor, ruang bawah tanah, atap (rooftop), halaman luar, hingga kawasan perluasan ketiga Saudi.

Merespons membeludaknya pengunjung, akun resmi Inside the Haramain mengonfirmasi bahwa pihak otoritas setempat memberlakukan kebijakan prioritas. Akses masuk utama malam itu dikhususkan bagi para jemaah yang hendak melaksanakan ibadah umrah. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search