DPMPTSP Aceh Berikan Pendampingan Intensif Kandidat Doktor Universiti Malaya Demi Publik

DPMPTSP Aceh Beikan Pendampingan Intensif Kandidat Doktor Universiti Malaya Demi Publik
www.majelistabligh.id -

Sinergi antara dunia akademis dan birokrasi kembali ditunjukkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh. Pada Kamis (8/1/2026), instansi ini melakukan pendampingan intensif melalui supervisi terhadap Irahati, seorang kandidat doktor dari Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya.

Pertemuan yang berlangsung di kantor DPMPTSP Aceh ini bukan sekadar formalitas magang biasa, melainkan sebuah diskusi intelektual yang mendalam untuk membedah bagaimana nilai-nilai “BerAKHLAK” diimplementasikan dalam birokrasi investasi di Bumi Serambi Mekkah.

​Fokus utama dalam supervisi ini adalah mematangkan proposal disertasi Irahati yang meneliti tentang Praktik Etika BerAKHLAK dalam Proses Pengambilan Keputusan Investasi.

Dalam diskusinya, Rahmadhani, M.Bus, yang menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Kemitraan, Peta Peluang, dan Kebijakan Penanaman Modal, bersama timnya memberikan berbagai perspektif praktis kepada sang peneliti.

Riset ini mencoba memotret bagaimana variabel etika BerAKHLAK yang menjadi fondasi core values ASN di Indonesia mampu menjadi faktor penentu (moderasi) dalam hubungan antara manajemen portofolio dan keputusan investasi yang diambil oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi Praktisi dan Akademisi

​Rahmadhani menjelaskan, keterlibatan DPMPTSP dalam membimbing mahasiswa tingkat doktoral ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Diskusi berlangsung dua arah, tim pemerintah memberikan masukan berdasarkan realita di lapangan, sementara peneliti menawarkan kerangka konseptual yang sistematis.

​”Kami memberikan berbagai saran konstruktif guna memperkuat metodologi penelitian ini agar hasilnya tidak hanya tajam secara akademik, tetapi juga aplikatif bagi perbaikan tata kelola pemerintahan di Aceh,” ujar perwakilan tim DPMPTSP Aceh di sela-sela kegiatan tersebut.

​Bagi Pemerintah Aceh, penelitian ini dipandang strategis. Dengan mengintegrasikan nilai etika ke dalam proses manajemen portofolio, diharapkan proses pengambilan keputusan terkait investasi menjadi lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip good governance.

​Hasil dari penelitian kolaboratif ini nantinya diharapkan tidak hanya berakhir sebagai tumpukan kertas di perpustakaan, melainkan menjadi rekomendasi kebijakan (policy brief) yang nyata.

Penguatan nilai BerAKHLAK diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, di mana setiap keputusan yang diambil memiliki landasan moral dan profesionalisme yang kuat.

​Melalui langkah ini, DPMPTSP Aceh membuktikan bahwa keterbukaan informasi dan kolaborasi dengan lembaga internasional seperti Universiti Malaya dapat menjadi katalisator bagi transformasi birokrasi ke arah yang lebih modern dan berintegritas. (abdul fatah)

Tinggalkan Balasan

Search