Kepedulian terhadap kesehatan gigi anak semakin mendapatkan perhatian di Kabupaten Morowali Utara. Dalam rangka menanamkan kesadaran sejak dini, Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Morowali Utara menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Pentingnya Perawatan Gigi Anak untuk Masa Depan yang Lebih Sehat.”
Acara ini menghadirkan narasumber utama, Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, SpKGA, seorang pakar kesehatan gigi anak dan dosen dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKG UMY). Ia hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para ibu yang menjadi garda terdepan dalam merawat kesehatan keluarga.
Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di salah satu restoran di wilayah Morowali Utara dan dihadiri dengan antusias oleh anggota DWP serta masyarakat umum.
Hj. Husna Musda Guntur, istri Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara, secara resmi membuka acara dan mengungkapkan pentingnya edukasi ini bagi para orang tua.
“Anak-anak adalah aset masa depan kita. Menjaga kesehatan gigi mereka bukan hanya soal fisik, tapi juga investasi bagi masa depan mereka. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran drg. Laelia yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu,” ucap Hj. Husna.
Dalam sesi penyuluhan, dokter Lia menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan gigi anak sejak usia dini, mengenalkan teknik menyikat gigi yang benar, memahami pengaruh makanan terhadap kesehatan mulut, serta langkah-langkah mencegah karies gigi.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga aktif berdiskusi dan mengonsultasikan masalah-masalah yang sering mereka hadapi dalam perawatan gigi anak.
Sebagai seorang Muslim, dokter Lia juga mengaitkan pentingnya menjaga kebersihan gigi dengan ajaran Rasulullah ﷺ. Ia mengutip sabda Nabi:
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak salat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap kebersihan mulut dan gigi. Dari sini, dapat ditarik pelajaran bahwa menjaga kebersihan gigi bukan sekadar urusan duniawi, tetapi juga bagian dari ibadah dan keteladanan sunnah.
“Kesehatan gigi bukan hanya soal estetika atau menghindari sakit, tapi juga bentuk ibadah dan rasa syukur kita atas nikmat tubuh yang Allah titipkan. Anak-anak pun perlu dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan mulut sebagai bagian dari kebiasaan hidup bersih yang Islami,” tutur drg. Laelia dengan penuh semangat.
Di akhir kegiatan, dilakukan pembagian bingkisan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta sesi foto bersama. Para peserta pun menyampaikan komitmen mereka untuk lebih memperhatikan kesehatan gigi keluarga, khususnya anak-anak, sebagai bagian dari tanggung jawab orang tua dalam membesarkan generasi yang kuat, sehat, dan berakhlak baik. (laelia dwi anggraeni)
