Tinggal beberapa hari lagi umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan 1447 H. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan Maklumat bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada tanggal 18 Februari 2026.
Pertanyaannya, apakah kita sudah siap secara lahir dan batin untuk memasuki bulan suci Ramadan tahun ini? Lalu, apa saja yang perlu kita persiapkan agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan sebaik-baiknya?
Menurut Imam Al-Ghazali, terdapat empat hal penting yang harus dipersiapkan dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Pertama, Tazkiyatun Niat, yaitu membersihkan dan meluruskan niat agar semua ibadah dilakukan dengan niat yang baik dan ikhlas.
Niat memiliki peranan yang sangat penting dalam ibadah. Jika niatnya benar, maka ibadah akan terasa ringan dan bermakna. Niat juga menentukan diterima atau tidaknya amal ibadah, serta besar kecilnya pahala yang akan kita peroleh. Rasulullah SAW bersabda: “Innamal a‘malu bin niyat” (Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya).
Niat puasa hendaknya ditanamkan sejak awal, dengan tujuan utama untuk mencari ridha Allah SWT, mengharap ampunan-Nya, meraih pahala-Nya, serta menjadi pribadi yang bertakwa.
Kedua, Tazkiyatul Qalb, yaitu membersihkan hati.
Hati merupakan penggerak utama dari seluruh amal perbuatan manusia. Jika hati bersih, maka amal perbuatan pun akan menjadi baik. Sebaliknya, jika hati kotor, maka perbuatan manusia pun cenderung buruk. Oleh karena itu, membersihkan hati menjadi langkah penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan penuh keikhlasan.
Ketiga, Tazkiyatun Nafs, yaitu membersihkan jiwa.
Jiwa manusia sering kali cenderung mengajak kepada perbuatan yang kurang baik. Karena itu, jiwa perlu dibersihkan dan dikendalikan agar kita dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan maksimal serta meraih keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya. Jagalah keistiqamahan dalam berpuasa dengan niat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Keempat, Tazkiyatul Amal, yaitu membersihkan amal dari sifat riya’ atau keinginan untuk pamer.
Perbanyaklah doa agar Allah SWT memberikan kelancaran, kesabaran, dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hindarilah sikap membenci orang-orang yang belum melaksanakan puasa, karena hal tersebut justru dapat merusak nilai ibadah kita. Mendoakan mereka agar diberi hidayah dan kesadaran untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim adalah cara terbaik dalam menyikapi hal tersebut.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran dan kemudahan kepada kita dalam menjalankan ibadah Ramadan tahun ini.
Marhaban ya Ramadan. (*)
