Energi Maaf: Tumbuh di Atas Kesalahan

Energi Maaf: Tumbuh di Atas Kesalahan
*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S.Pd. K. Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang
www.majelistabligh.id -

“The greatest strength lies not in admitting mistakes, but in the courage to forgive and direct energy towards growth”
​”(Kekuatan terbesar bukan pada pengakuan kesalahan, tetapi pada keberanian memaafkan dan mengarahkan energi pada pertumbuhan)”

​Mengakui kesalahan dan meminta maaf memang sulit, tetapi membiarkan kepahitan menetap dalam diri jauh lebih merugikan. Daripada terperangkap dalam penyesalan yang tidak produktif, alihkan energi yang Anda miliki untuk bertumbuh dan memberi ruang bagi mereka yang selalu mendukung Anda. ​Allah SWT berfirman,
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Artinya:
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.“(Qs. Al-A’raf: 199)

Ayat ini memerintahkan untuk mengambil sifat pemaaf dan tidak membalas keburukan. Ini adalah fondasi kekuatan karakter. Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه، عن رَسُولَ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلّم قَالَ : مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زادَ اللهُ عَبْداً بعَفْوٍ إِلاَّ عِزّاً، وَمَا تَوَاضَعَ أحَدٌ للهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ. رواه مسلم وغيره
Artinya:
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya,) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat).” (HR. Muslim, No. 2588)

Hadis ini menjelaskan, bersedekah sebenarnya tidak akan mengurangi harta, melainkan menambah kemuliaan, meningkatkan derajat, dan memperlancar rezeki. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa memaafkan orang lain akan mendatangkan kemuliaan dan merendahkan diri karena Allah akan mengangkat derajat seseorang.

​Jadi, jangan sia-siakan energi untuk mengungkit masa lalu. Maafkan, lepaskan beban, dan fokuslah memanfaatkan dukungan orang-orang di sekitar untuk melangkah maju dan mencapai potensi terbaik.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Search