Gedung SMP Muhammadiyah Gempol Pasuruan Terbakar

Gedung Sekolah Muhammadiyah Gempol Pasuruan Terbakar
www.majelistabligh.id -

Suasana malam di Komplek SMP Muhammadiyah, di Dusun Wonoayu, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mendadak mencekam pada Ahad (1/11/2026). beberapa ruang yang berada di dalam area komplek SMP Muhammadiyah tersebut terbakar sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar yang langsung berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kepulan asap pekat pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian atas bangunan gedung baru tersebut. Api dengan cepat membesar karena diduga tersulut oleh adanya korsleting arus pendek listrik dari salah satu ruangan.

Beruntung, kesigapan warga sekitar yang dibantu oleh aparat kepolisian dan perangkat desa setempat mampu mencegah perluasan amukan si jago merah. Tidak lama setelah laporan diterima, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan tiba di lokasi kejadian dengan mengerahkan sejumlah personel dan unit mobil pemadam.

Petugas pemadam kebakaran bahu-membahu dengan warga melokalisir api agar tidak merambat ke gedung sekolah lainnya yang berada di sekitar lokasi. Berkat kerja cepat tim gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sebelum menghanguskan seluruh isi bangunan.

Sumber di kepolisian setempat membenarkan adanya insiden kebakaran yang melanda fasilitas pendidikan tersebut. Dalam keterangannya, ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tengah malam ini karena kondisi gedung sedang kosong.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, mengingat kejadian berlangsung pada malam hari saat aktivitas belajar-mengajar sudah libur. Untuk kerugian materiil, ditaksir mencapai puluhan juta rupiah mengingat bangunan tersebut masih tergolong baru,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama tim Inafis masih terus mendalami tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara memang mengarah pada korsleting listrik, namun penyelidikan lanjutan tetap diperlukan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi mata secara menyeluruh.

Pihak sekolah diimbau untuk selalu memeriksa instalasi kelistrikan secara berkala, terutama pada bangunan baru atau ruangan yang jarang terpakai pada malam hari, guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search