Hadiri Musycab di Sambikerep, Wakil Ketua PDPM Surabaya Ajak Menjadikan Masjid Pusat Kegiatan yang Dinamis

Hadiri Musycab di Sambikerep, Wakil Ketua PDPM Surabaya Ajak Menjadikan Masjid Pusat Kegiatan yang Dinamis
www.majelistabligh.id -

Wakil Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surabaya, Lukman Hakim, S.T menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat yang hidup, dinamis, dan produktif, selama tidak digunakan untuk kepentingan niaga.

“Masjid harus kita hidupkan sebagai pusat pembinaan kader, pusat kegiatan dakwah, dan penguatan ideologi. Dari masjidlah akan lahir kader-kader terbaik Muhammadiyah,” ujarnya saat  menghadiri Musyawarah Cabang (Musycab) Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sambikerep yang digelar pada Ahad (28/12) di kompleks Masjid Al Huda Sambiroto, Surabaya Barat.

Menurut Lukman, Pemuda Muhammadiyah memiliki posisi strategis dalam sistem perkaderan persyarikatan. Dari organisasi ini akan lahir figur-figur calon Pimpinan Cabang Muhammadiyah di masa depan, termasuk di wilayah Sambikerep. Oleh karena itu, Musycab tidak hanya dimaknai sebagai forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi dan penguatan visi kader.

Ia juga menyampaikan anekdot yang kerap dikenal di lingkungan persyarikatan, yakni “habiskan nakalmu di Pemuda Muhammadiyah.” Ungkapan tersebut, jelasnya, bermakna ajakan agar pemuda menyalurkan energi, kreativitas, dan keberaniannya dalam kegiatan organisasi yang positif sebagai bekal kepemimpinan di masa depan.

“Nakal yang dimaksud adalah keberanian untuk berinisiatif, bergerak, dan berproses. Inilah modal penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Muhammadiyah,” tambahnya.

Kehadiran Lukman Hakim dalam Musycab ini mewakili Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah Surabaya s menjadi momentum penting untuk memberikan motivasi serta penguatan ideologis kepada para peserta musyawarah.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Surabaya menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri Musycab PCPM dan PCNA Sambikerep secara langsung. Ketidakhadiran tersebut disebabkan adanya agenda kegiatan lain yang berlangsung bersamaan dan tidak dapat ditinggalkan.

Meski tidak hadir secara fisik, PDNA Surabaya tetap menyampaikan dukungan dan harapan agar Musyawarah Cabang dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan baru yang amanah serta mampu membawa PCNA Sambikerep semakin aktif dan berkemajuan.

Musyawarah Cabang PCPM dan PCNA Sambikerep yang digelar bersama Tapak Suci ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi forum evaluasi dan perencanaan organisasi, Musycab juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarorganisasi otonom Muhammadiyah di tingkat cabang.

Melalui Musycab ini diharapkan lahir kepemimpinan baru yang progresif, solid, dan mampu menggerakkan dakwah serta kaderisasi Muhammadiyah di wilayah Sambikerep dan Surabaya Barat secara berkelanjutan.
(Anang Dony Irawan)

Tinggalkan Balasan

Search