Haedar Nashir: Buku Pemikiran Abdul Mu’ti Jadi Inspirasi bagi Pendidikan Indonesia

Haedar Nashir: Buku Pemikiran Abdul Mu’ti Jadi Inspirasi bagi Pendidikan Indonesia
www.majelistabligh.id -

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas peluncuran Buku Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menggali Pokok-Pokok Pemikiran Abdul Mu’ti, pada Senin (27/10/2025) di Jakarta. Peluncuran buku ini menjadi momentum penting dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya bagi kalangan Muhammadiyah dan para pemerhati pendidikan nasional.

Menurut Haedar, buku ini bukan hanya sekadar kumpulan pemikiran, tetapi juga wujud nyata dedikasi dan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

“Saya yakin ini tidak hanya sekadar buku, tapi juga inspirasi bagi dunia pendidikan,” ujar Haedar.

Haedar menilai, kehadiran buku ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Muhammadiyah. Sosok Abdul Mu’ti, yang kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, dikenal lama aktif dalam dunia kependidikan Muhammadiyah.

“Saya memang memiliki keyakinan yang kuat bahwa Mas Mu’ti adalah orang yang tepat di tempat yang tepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haedar menjelaskan bahwa nilai-nilai ideologi Muhammadiyah telah tertanam kuat dalam diri Abdul Mu’ti. Menurutnya, kebiasaan berdialog, bermusyawarah, serta membuka ruang kerja sama lintas agama dan golongan menjadi ciri khas dalam cara berpikir dan bertindak Abdul Mu’ti.

“Dimana relasi antar agama, suku, dan golongan sudah tidak ada sekat lagi, dan kami selalu membuka dan terbiasa dengan berdialog. Indonesia adalah milik bersama,” katanya.

Haedar menegaskan pentingnya semua pihak, termasuk Muhammadiyah, untuk terus bergerak aktif memperkuat karakter bangsa. Ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan rasa kebanggaan dan semangat keindonesiaan di kalangan generasi muda.

Refleksi Pemikiran dan Pengabdian Abdul Mu’ti

Sebagaimana diketahui, buku Pendidikan Bermutu untuk Semua: Menggali Pokok-pokok Pikiran Abdul Mu’ti merupakan rangkuman pemikiran dan kiprah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang dituangkan dalam bentuk karya akademik.

Buku ini diterbitkan oleh Kemendikdasmen RI bekerja sama dengan Penerbit Kompas, dan ditulis oleh 16 akademisi serta praktisi pendidikan. Karya tersebut didedikasikan kepada Abdul Mu’ti atas perhatian dan kontribusinya yang besar terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

Meski begitu, dalam sambutannya saat peluncuran, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa isi buku ini bukan murni hasil pemikirannya semata, melainkan hasil serapan dari berbagai aspirasi dan gagasan publik yang berkembang selama ia memimpin Kemendikdasmen.

“Dan aspirasi itulah yang kemudian saya tuangkan menjadi kebijakan, dan kemudian menjadi bagian dari arah baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Karena itu sebenarnya ini bukan murni gagasan saya, melainkan gagasan-gagasan besar para tokoh dan masyarakat Indonesia, yang membantu saya untuk memimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Mu’ti juga menyampaikan bahwa kinerja Kemendikdasmen RI selama ini sering mendapatkan apresiasi positif. Berdasarkan sejumlah penilaian, kementerian yang dipimpinnya konsisten berada di lima besar kementerian dengan kinerja terbaik di Indonesia.

“Saya izin memimpin Kemendikdasmen ala Muhammadiyah, bukan ala kadarnya,” kata Mu’ti menegaskan.

Buku yang lahir dari refleksi akademisi dan praktisi pendidikan ini memuat tujuh tajuk penting yang merepresentasikan arah kebijakan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia masa kini. Ketujuh tajuk tersebut adalah:

  • Penguatan Pendidikan Karakter
  • Reformasi Peran dan Tata Kelola Guru
  • Catur Pendidikan dan Partisipasi Semesta
  • Pembelajaran Mendalam
  • Tes Kemampuan Akademik
  • Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Berkeadilan
  • Penguatan Budaya STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)

Melalui ketujuh tema tersebut, buku ini diharapkan mampu memberikan arah baru bagi peningkatan mutu pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Peluncuran buku Pendidikan Bermutu untuk Semua menjadi momentum reflektif bagi dunia pendidikan Indonesia — menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya urusan kebijakan, tetapi juga panggilan moral dan kemanusiaan untuk membangun masa depan bangsa. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search