Memasuki usia ke-5, Universitas Siber Muhammadiyah (Sibermu) mencatatkan lompatan pesat dengan menghimpun lebih dari 7.000 mahasiswa dari seluruh pelosok negeri. Di tengah rencana ekspansi sarana fisik kampus, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengingatkan Sibermu untuk tetap konsisten menjaga marwah dan identitas dasarnya sebagai pelopor perguruan tinggi berbasis siber.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat menghadiri Milad ke-5 dan Wisuda ke-2 Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus Sibermu, Sedayu, Bantul, Kamis (22/10/2026).
Dalam amanatnya, Haedar menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Sibermu serta mendukung rencana pembangunan gedung baru. Namun, ia menekankan agar pembangunan fisik tetap proporsional dan tidak mengaburkan karakter utama Sibermu sebagai institusi pendidikan digital.
“Dalam waktu lima tahun saja Sibermu sudah dipercaya lebih dari 7.000 mahasiswa. Ini bukti nyata potensi besar Sibermu untuk terus berkembang. Namun, pembangunan kampus harus tetap mencerminkan identitas siber—efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan era digital,” ujar Haedar.
Kepada para wisudawan, Haedar berpesan agar bangga menjadi alumni dari salah satu pionir Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) berorientasi masa depan. “Anda lulus dari institusi yang mapan dan tepercaya. Nama ‘Siber’ yang melekat pada almamater Anda adalah jaminan kualitas dan kepercayaan,” tegasnya.
Inovasi Berlandaskan Nilai Al-Islam
Rektor Sibermu, Bambang Riyanta, menegaskan bahwa transformasi teknologi yang dijalankan Sibermu tidak pernah lepas dari fondasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa pijakan akhlak dan akidah berisiko kehilangan hakikat kemanusiaan.
“Mengusung semangat Stepping Up to the Next Level, seluruh inovasi layanan digital, prestasi mahasiswa, dan penguatan kapabilitas institusi kami dedikasikan untuk memberikan kemanfaatan seluas-luasnya bagi Persyarikatan, bangsa, dan masyarakat,” jelas Bambang.
Dukungan senada datang dari Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Setyobudi Indartono. Ia optimistis Sibermu mampu berkontribusi signifikan dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional melalui perluasan akses berbasis teknologi.
“Dalam ekosistem PTMA, saya yakin Sibermu akan tumbuh menjadi kampus siber berstandar global yang membuka pintu pendidikan tinggi bagi siapa saja di mana saja,” ungkap Setyobudi.
Sementara itu, Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Fitri Arofiati, mengapresiasi daya jangkau Sibermu yang telah menyerap mahasiswa dari Sabang sampai Merauke dalam kurun lima tahun. Ia berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri dan terus mendedikasikan ilmunya di tengah masyarakat. (*/tim)
