Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah harus terus bertransformasi secara konsisten dan berkelanjutan agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Milad Akbar Muhammadiyah ke-113 yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Sabtu (20/12).
Dalam agenda tersebut, Haedar Nashir sekaligus meresmikan UMLA Dome sebagai fasilitas penunjang pendidikan tinggi, meluncurkan E-KTAM sebagai sistem digital keanggotaan Muhammadiyah, serta melaunching AUMKES Lamongan Holding. Ketiga program tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya transformasi kelembagaan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan dan layanan publik.
Haedar menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Muhammadiyah Lamongan yang terus mengembangkan amal usaha pendidikan secara visioner dan adaptif. Menurutnya, penguatan sarana, sistem, dan tata Kalola merupakan prasyarat penting agar pendidikan Muhammadiyah mampu menjawab tantangan global dan perubahan sosial yang cepat.
“Pendidikan Muhammadiyah harus terus bergerak, bertransformasi, dan berinovasi secara konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan zaman, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai Islam,” ujar Prof. Haedar Nashir dalam sambutannya.
Ia menegaskan, transformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan wacana atau narasi besar, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, penguatan institusi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Apa yang dilakukan Muhammadiyah Lamongan, menurutnya, merupakan contoh konkret dari implementasi Islam Berkemajuan di bidang pendidikan.
“Muhammadiyah bukan hanya beretorika atau membangun slogan. Inilah praktik Islam Berkemajuan yang sesungguhnya, yang hadir melalui pengembangan pendidikan, teknologi, dan tata kelola organisasi yang modern,” tegas Haedar.
Peresmian UMLA Dome dipandang sebagai simbol keseriusan Muhammadiyah Lamongan dalam memajukan pendidikan tinggi, sementara peluncuran E-KTAM menjadi langkah penting digitalisasi organisasi. Adapun AUMKES Lamongan Holding diharapkan mampu menopang keberlanjutan amal usaha pendidikan dan kesehatan secara profesional dan terintegrasi.
Melalui Milad ke-113 ini, Muhammadiyah Lamongan meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan sebagai pilar utama gerakan. Transformasi yang konsisten dan berkelanjutan diharapkan mampu menjadikan pendidikan Muhammadiyah tetap unggul, relevan, dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika zaman. (m.roissudin)
