Harga Avtur Naik, Kemenhaj Pastikan Tidak Bebankan Biaya pada Jemaah Haji

Pesawat pengangkut jemaah haji sedang mengisi avtur di Bandara Juanda Surabaya. (ist)
www.majelistabligh.id -

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan membeberkan tantangan berat dalam persiapan haji tahun ini. Salah satu poin krusial yang mengancam struktur biaya adalah kenaikan harga avtur yang melonjak hingga tiga kali lipat, yang berdampak pada biaya penerbangan haji dipastikan naik.

“Dampak yang sudah pasti kita rasakan sekarang adalah kenaikan beberapa komponen haji, termasuk komponen penerbangan di mana yang terkait dengan fuel, avtur naik dua kali, bahkan hingga tiga kali lipat. Dari itulah dampak yang langsung kita rasakan sekarang ini dan kita sedang mencari pemecahannya,” kata Gus Irfan seusai bertemu Dubes Arab Saudi di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Gus Irfan menyatakan Presiden Prabowo telah memberikan arahan khusus terkait kondisi ini. Kemenhaj diminta mencari formula agar pembengkakan biaya operasional penerbangan tidak dilemparkan menjadi beban tambahan bagi calon jemaah.

“Presiden tentu menekankan jangan sampai, apa pun yang terjadi, jangan sampai memberikan tambahan beban kepada jemaah haji kita. Itu harapan Presiden,” ujarnya.

Selain soal angka, Gus Irfan menegaskan bahwa aspek keselamatan warga negara Indonesia (WNI) selama menjalankan ibadah haji tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Presiden juga mengatakan bahwa apa pun keputusan pemerintah Indonesia, semuanya itu berdasar kepada pertimbangan keamanan dan keselamatan warga negara Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji,” pungkas Gus Irfan. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search