Hidup Mulia atau Mati Syahid

Hidup Mulia atau Mati Syahid
*) Oleh : Muhammad Nashihudin, MSi
Ketua Majelis Tabligh PDM Jakarta Timur
www.majelistabligh.id -

Pahlawan! tokoh yang sangat dihormati dan dikagumi karena keberanian dan pengorbanannya melawan para penjajah. Ada banyak jenis pahlawan, seperti pahlawan nasional, pahlawan kemanusiaan, atau bahkan pahlawan sehari-hari yang melakukan kebaikan di sekitar kita.

Siapa pahlawan favoritmu?
Setiap tanggal 10 November bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan untuk mengenang jasa jasanya dalam perjuangan. Sungguh para pahlawan luhur budinya dan harum namanya, jasa mereka tak akan mati tetapi terus mengalir pahala-nya walaupun mereka sudah berada di taman makam pahlawan.

Kini kami sebagai generasi penerus wajib menjaga dan mempertahankan kemerdekaan sampai titik darah penghabisan. Hidup mulia atau mati syahid.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَ نَّهُمْ بُنْيَا نٌ مَّرْصُوْصٌ

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
(QS. As-Saff 61: Ayat 4)
Mentadaburi Ayat ayat berikut ini untuk mendekatkan pada Allah SWT dan semangat perjuangan demi kalimat yang mulia dan kehormatan.

1. Para pahlawan masih tetap hidup di sisi Allah SWT

وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَا تٌ ۗ بَلْ اَحْيَآءٌ وَّلٰـكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ

“Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 154)

2. Para pahlawan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT

فَرِحِيْنَ بِمَاۤ اٰتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۙ وَيَسْتَبْشِرُوْنَ بِا لَّذِيْنَ لَمْ يَلْحَقُوْا بِهِمْ مِّنْ خَلْفِهِمْ ۙ اَ لَّا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

mereka bergembira dengan karunia yang diberikan Allah kepadanya, dan bergirang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 170)

يَسْتَبْشِرُوْنَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ وَفَضْلٍ ۗ وَاَ نَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman,”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 171)

3. Para pahlawan berjuang untuk mendapatkan rida Allah

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۚ وَا لَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ الطَّا غُوْتِ فَقَا تِلُوْۤا اَوْلِيَآءَ الشَّيْطٰنِ ۚ اِنَّ كَيْدَ الشَّيْطٰنِ كَا نَ ضَعِيْفًا

Orang-orang yang beriman, mereka berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperan?g di jalan Tagut, maka perangilah kawan-kawan setan itu (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 76)

4. Doa untuk para pahlawan semoga diampuni dosanya dan diterima juga

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّار

Tinggalkan Balasan

Search