Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah Setara Bintang 4, Fasilitas Ramah Lansia

www.majelistabligh.id -

Menjelang kedatangan gelombang pertama jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah memastikan seluruh fasilitas hotel siap dan layak huni. Layanan akomodasi yang disiapkan pun tak main-main—standar kenyamanan hotel setara bintang 4 di Indonesia telah disiapkan demi mendukung kelancaran ibadah para tamu Allah.

Sebanyak tujuh kloter pertama, dengan total 2.864 jemaah terbagi pada 73 bus, dijadwalkan tiba di Makkah pada Sabtu (10/5) siang. Satu hari sebelumnya, Jumat (9/5), Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi, turun langsung melakukan pengecekan fasilitas hotel yang akan menjadi tempat tinggal jamaah selama di Mekah.

Dua hotel yang ditinjau adalah Hotel Al Ghadeer dan Burj Alwahda Almutamayiz, yang berada di sektor 2 dan sektor 7. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa fasilitas kedua hotel tersebut telah memenuhi standar tinggi untuk kenyamanan ibadah.

“Alhamdulillah, fasilitas kamar yang disiapkan untuk jamaah haji kita setara hotel bintang 4 bahkan mendekati bintang 5 di Indonesia,” ujar Ali Machzumi usai inspeksi.

Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah Setara Bintang 4, Fasilitas Ramah Lansia
Hotel Al Ghadeer yang kemarin dilakukan pengecekan kenyamanan dan fasilitasnya. (foto:afifun n/majelistabligh.id)

Setiap kamar di hotel-hotel ini memiliki 3 hingga 4 single bed yang bersih dan rapi. Disediakan sprei putih bersih, pencahayaan terang, serta berbagai perlengkapan pribadi dan ibadah seperti sajadah, Al-Qur’an, lemari pakaian, televisi, dan teko pemanas air.

Kamar mandi dilengkapi perlengkapan mandi lengkap, termasuk pengering rambut. Di tiap lorong, terdapat dispenser air minum untuk kemudahan jamaah mengakses air kapan pun dibutuhkan.

Tidak hanya itu, hotel juga menyediakan musala, ruang makan, serta ruangan khusus untuk mencuci pakaian. Di salah satu hotel, petugas menemukan 12 unit mesin cuci yang siap digunakan jamaah. Pengecekan dilakukan satu per satu untuk memastikan semua mesin berfungsi dengan baik.

PPIH juga memastikan bahwa fasilitas hotel ramah lansia dan penyandang disabilitas, baik dari sisi akses kamar, pencahayaan, hingga rute menuju musala dan ruang makan. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyukseskan Haji Ramah Lansia 2025.

Untuk konsumsi harian, jamaah akan menerima nasi kotak yang dibagikan di restoran hotel, yang bisa langsung disantap bersama atau dibawa ke kamar.

Peninjauan ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam memastikan kenyamanan dan ketenangan jamaah selama di Mekah. Dengan fasilitas hotel yang nyaman dan lengkap, jamaah diharapkan bisa fokus menjalankan rangkaian ibadah haji dengan aman dan khusyuk.

“Kami ingin jamaah bisa beribadah dengan nyaman dan tidak terbebani dengan urusan teknis akomodasi. Semua sudah kami siapkan dengan maksimal,” tutup Ali. (afifun nidlom)

Tinggalkan Balasan

Search