Imam Mahdi Pemimpin Yang Bisa Menunjukkan

Imam Mahdi Pemimpin Yang Bisa Menunjukkan
*) Oleh : M. Mahmud
Ketua PRM Kandangsemangkon Paciran Lamongan Jawa Timur
www.majelistabligh.id -

Imam Mahdi diyakini dalam tradisi Islam sebagai pemimpin akhir zaman yang akan menunjukkan jalan kebenaran, menegakkan keadilan, dan membimbing umat dari kegelapan menuju cahaya. Sosok ini digambarkan sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW yang akan muncul ketika dunia dipenuhi kezaliman, lalu mengembalikan umat kepada fitrah dan syariat Allah

Siapa Imam Mahdi?
* Nama & Keturunan: Namanya sama dengan Rasulullah SAW (Muhammad bin Abdullah) dan berasal dari keturunan Nabi melalui jalur Fatimah az-Zahra.
* Peran Utama: Pemimpin akhir zaman yang akan menunjukkan umat kepada kebenaran, menegakkan keadilan, dan menghapus kezaliman.
* Sifat & Akhlak: Menyerupai akhlak Rasulullah SAW, berwibawa, dan penuh kasih sayang terhadap umat.

Ciri-Ciri Imam Mahdi
* Fisik: Dahi lebar, hidung mancung, kulit cerah, postur tubuh proporsional.
* Spiritual: Memiliki kedalaman iman, keteguhan hati, dan kepemimpinan yang menginspirasi.
* Konteks Kemunculan: Muncul ketika dunia penuh kezaliman, lalu membawa keadilan dan kesejahteraan.

Pasukan Imam Mahdi
* Disebut sebagai tentara kebenaran, pasukan Imam Mahdi digambarkan sangat tangguh, beriman, dan setia.
* Mereka akan berjuang bersama beliau untuk menegakkan keadilan di muka bumi.

Makna “Pemimpin yang Bisa Menunjukkan”
Ungkapan ini merujuk pada:
* Menunjukkan jalan kebenaran: Membimbing umat kembali kepada Al-Qur’an dan sunnah.
* Menunjukkan keadilan: Menghapus tirani dan menegakkan hukum Allah.
* Menunjukkan harapan: Menjadi simbol janji Allah bahwa pertolongan-Nya pasti datang bagi orang beriman.

Level Kepemimpinan Imam Mahdi
* Bukan hanya negara: Imam Mahdi tidak digambarkan sebagai presiden atau raja dari satu negara tertentu.
* Bukan sekadar kelompok: Beliau juga bukan pemimpin terbatas pada satu jamaah, organisasi, atau golongan.
* Level umat (global): Imam Mahdi digambarkan sebagai pemimpin akhir zaman yang akan menyatukan umat Islam di seluruh dunia, menegakkan keadilan, dan menghapus kezaliman secara global.

Ayat-ayat yang sering dikaitkan dengan Imam Mahdi
1. QS. An-Nur [24]: 55
وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
Artinya: Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan kebajikan bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; Dia sungguh akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridai; dan Dia sungguh akan mengubah (keadaan) mereka setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Siapa yang kufur setelah (janji) tersebut, mereka itulah orang-orang fasik.

Ulama menafsirkan ayat ini sebagai janji Allah bahwa kepemimpinan adil akan ditegakkan, yang dalam tradisi hadis dikaitkan dengan Imam Mahdi.

QS. Al-Qasas [28]: 5
وَنُرِيْدُ اَنْ نَّمُنَّ عَلَى الَّذِيْنَ اسْتُضْعِفُوْا فِى الْاَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ اَىِٕمَّةً وَّنَجْعَلَهُمُ الْوٰرِثِيْنَ ۙ
Artinya: Kami berkehendak untuk memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu, menjadikan mereka para pemimpin, dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi).

Ayat ini dipahami sebagai kabar gembira bahwa kaum tertindas akan dibangkitkan menjadi pemimpin, yang selaras dengan peran Imam Mahdi.

QS. Al-Anbiya [21]: 105
وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى الزَّبُوْرِ مِنْۢ بَعْدِ الذِّكْرِ اَنَّ الْاَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصّٰلِحُوْنَ
Artinya: Sungguh, Kami telah menuliskan di dalam Zabur496) setelah (tertulis) di dalam aż-Żikr (Lauh Mahfuz) bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. 496)

Sebagian mufasir menyatakan bahwa Zabur adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., sedangkan aż-Żikr adalah kitab Taurat. Menurut yang lain, Zabur adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah Swt. kepada nabi-nabi setelah ditulis di Lauh Mahfuz.

Beberapa Hadis Nabi tentang Imam Mahdi
1. Nasab Imam Mahdi
* Rasulullah SAW bersabda:
Al-Mahdi adalah dari keturunanku, dari anak cucu Fatimah.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Al-Hakim)
Menegaskan bahwa Imam Mahdi berasal dari Ahlul Bait, keturunan Nabi melalui jalur Fatimah az-Zahra.

2. Kemunculan Imam Mahdi
* Rasulullah SAW bersabda:
“Al-Mahdi akan keluar di akhir umatku. Allah akan menurunkan hujan untuknya, bumi akan mengeluarkan tumbuhannya, dan ia akan membagi harta dengan adil…“(HR. Abu Sa’id al-Khudri, Sunan Abu Dawud)
Hadis ini menggambarkan masa keadilan dan keberkahan ketika Imam Mahdi memimpin.

3. Tanda Keadilan Imam Mahdi
* Rasulullah SAW bersabda:
Al-Mahdi akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kebenaran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan kedurhakaan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Hakim)
Menunjukkan peran Imam Mahdi sebagai pemimpin yang menegakkan keadilan universal.

4. Peran dalam Akhir Zaman
* Imam Mahdi akan berperan bersama Nabi Isa ‘alaihissalam dalam menghadapi Dajjal.
Hadis-hadis menyebutkan bahwa Imam Mahdi akan memimpin umat Islam, lalu Nabi Isa turun dan bersama-sama mereka mengalahkan Dajjal.

Kesimpulan
* Al-Qur’an tidak menyebut Imam Mahdi secara eksplisit.
* Ayat-ayat Al-Qur’an di atas dipahami sebagai dukungan makna bahwa Allah menjanjikan kepemimpinan adil bagi orang beriman, yang dalam tradisi Islam dihubungkan dengan Imam Mahdi.

* Hadis Nabi SAW adalah sumber utama tentang Imam Mahdi.
Hadis tentang Imam Mahdi banyak dan sahih, sehingga keyakinan tentang kemunculannya menjadi bagian dari akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Imam Mahdi digambarkan sebagai pemimpin global akhir zaman, keturunan Nabi, yang akan menegakkan keadilan dan membimbing umat menuju kebenaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Search