Sebuah langkah konkret dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia kembali digulirkan di Kabupaten Sumenep.
Pada Sabtu (10/01/2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Mitra Mandiri Nurul Karomah, Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, resmi menjadi titik tolak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan Grand Launching ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han. Program ambisius ini menyasar 56 institusi pendidikan di wilayah tersebut, dengan proyeksi penerima manfaat mencapai 2.833 siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Bendi Wibisono menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar urusan pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang negara. Menurutnya, program ini merupakan manifestasi dari visi strategis Presiden RI untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dengan dukungan nutrisi yang mumpuni.
Bendi menjelaskan, pemenuhan gizi yang tepat adalah kunci utama agar perkembangan fisik dan kemampuan kognitif anak-anak dapat berkembang secara maksimal. Dengan gizi yang seimbang, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga unggul secara intelektual.
Menariknya, dampak positif dari program ini tidak berhenti di meja makan sekolah. Bendi juga menyoroti bagaimana ekosistem dapur SPPG mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Keberadaan dapur mandiri ini secara otomatis menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah Rubaru.
Senada dengan hal tersebut, pemilik SPPG Yayasan Mitra Mandiri Nurul Karomah, Indra Wahyudi, memaparkan bahwa program strategis nasional ini membawa efek domino bagi kesejahteraan warga. Indra mencatat bahwa banyak warga lokal yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap, kini mulai aktif terlibat dalam operasional dapur.
Sinergi Bersama UMKM dan Petani Lokal
Indra menambahkan, rantai pasok kebutuhan dapur SPPG sepenuhnya mengandalkan potensi hasil bumi setempat.
Bahan pangan seperti sayur-mayur, telur, hingga daging ayam dipasok langsung oleh para petani dan peternak lokal.
”Pintu pasar bagi UMKM kini terbuka lebih lebar. Mereka tidak perlu jauh-jauh mencari pembeli, karena produk mereka langsung diserap oleh dapur kami. Ini adalah bentuk pemberdayaan ekonomi yang nyata,” ungkap Indra.
Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala SPPG Zaki, Danramil 0827/13 Rubaru Kapten Inf Untung Teguh Santoso, Kapolsek Rubaru AKP M. Haqqul, MM, serta perwakilan dari pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program nasional demi masa depan anak-anak di Kabupaten Sumenep. (abdul fatah)
