“The prestige won’t feed you or solve your problem.”
(Gengsi tidak akan memberimu makan atau menyelesaikan masalahmu)
Dalam kehidupan bermasyarakat, tak jarang kita jumpai fenomena “gengsi”. Gengsi, atau rasa malu dan takut untuk melakukan sesuatu yang dianggap rendah atau tidak sesuai dengan status sosial, seringkali menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih kebaikan dan keberkahan. Padahal, Islam mengajarkan kita untuk menjauhi sifat tercela ini.
Salah satu contoh sederhana adalah ketika seseorang enggan untuk bertanya atau meminta bantuan karena takut dianggap bodoh atau lemah.
Padahal, dengan bertanya, ia bisa mendapatkan ilmu dan solusi atas permasalahannya. Sikap gengsi semacam ini justru dapat menghambat perkembangan diri dan menyulitkan kehidupannya.
Dalam hal pekerjaan atau usaha pun demikian. Terkadang, seseorang merasa malu untuk melakukan pekerjaan yang dianggap “rendah” oleh lingkungannya, padahal pekerjaan tersebut halal dan dapat menghasilkan rezeki yang berkah.
Gengsi yang berlebihan bisa menutup pintu rezeki dan membuat seseorang terus berkutat dengan kesulitan ekonomi.
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk bersikap tawadu (rendah hati) dan menjauhi kesombongan serta segala hal yang mengarah kepadanya, termasuk gengsi yang berlebihan. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya,
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا
“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al-Isra’: 37)
Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak bersikap angkuh dan sombong, yang seringkali menjadi akar dari perilaku gengsi.
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ تَوَاضَعَ لِلَّهِ رَفَعَهُ اللَّهُ
“Barang siapa merendahkan diri karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR.Muslim No. 2588)
Hadis ini menunjukkan keutamaan sikap tawadhu’ (rendah hati) yang merupakan lawan dari gengsi. Dengan merendahkan diri, seseorang justru akan dimuliakan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, Gengsi yang berlebihan adalah sifat tercela yang dapat menghalangi seseorang dari meraih kebaikan, ilmu, dan rezeki yang berkah. Islam mengajarkan kita untuk menjauhi kesombongan dan bersikap tawadhu’ (rendah hati).
Dengan menghilangkan gengsi, kita akan lebih terbuka untuk belajar, bekerja keras, dan meminta bantuan ketika dibutuhkan, sehingga hidup kita akan lebih berkah dan diridhai oleh Allah SWT.
Marilah kita berusaha untuk selalu rendah hati dan tidak membiarkan gengsi merenggut keberkahan dalam hidup kita.
Semoga bermanfaat. (*)
