Jangan Sekedar Dibaca, Hayati Setiap Katanya

Jangan Sekedar Dibaca, Hayati Setiap Katanya
*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Coba bayangkan—di antara dua sujud itu, kamu sedang berbicara langsung dengan Allah. Bukan sekedar membaca, tapi sedang mencurahkan seluruh isi hati.

Rabbighfirli… Ya Allah, ampuni aku yang penuh dosa ini.

warhamni… Peluk aku dengan kasih sayang-Mu yang tak terbatas.

Wajburni… Tutuplah aibku, yang bahkan aku sendiri malu melihatnya.

Warfa’ni… Angkatlah derajadku, meski aku sering jatuh dalam salah.

Warzuqni … Cukupkan aku dengan rezeki-Mu yang halal dan berkah.

Wahdini … Tuntun aku, karena aku sering tersesat dalam langkah.

Wa’afini… Sehatkan aku, jazad di hati yang sering lemah.

Wa’fu ‘anni… Hapuskan semua dosaku—seakan aku belum pernah melakukannya.

Ini bukan sekedar bacaan—Ini adalah curhat paling jujur—seakan
Ini bukan sekedar bacaan—ini adalah curhat paling jujur seorang hamba kepada Rabb-nya. Jangan terburu-buru, karena mungkin di situlah doa paling tulus mungkin didengar.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search