“For Muslims, heaven is the ultimate goal that must be fought for, and the Qur’an is a tool to achieve it”
“(Bagi umat Islam, surga adalah tujuan akhir yang harus diperjuangkan, dan Al-Qur’an adalah alat untuk mencapainya)”
Pernahkah terbesit di pikiran kita, “Kapan lagi bisa memahami Al-Qur’an?” Jangankan menghafal, untuk membacanya dengan baik saja masih terasa berat, bahkan setelah puluhan tahun. Berapa lama lagi waktu yang kita butuhkan?
Ketahuilah, kesempatan kita untuk meraih kedudukan tertinggi di surga ada di hadapan kita sekarang, melalui Al-Qur’an. Ini bukan sekadar janji, melainkan janji dari Allah SWT. Dalam hadits, Dari Abdullah bin Amr berkata bahwa Rasûlullâh Saw bersabda,
يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا
Artinya:
“Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) al-Qur’an nanti, ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya! Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal).” (HR. Abu Daud No. 1464 dan At-Tirmidzi No. 2914, dan Ibnu Hibbân No. 1790)
Hadis ini menegaskan bahwa setiap ayat yang kita baca dan pahami di dunia akan menjadi penentu posisi kita di surga. Semakin banyak ayat yang kita baca, semakin tinggi pula derajat kita.
Maka, jangan lagi menunda. Mulailah perbaiki bacaanmu hari ini, tingkatkan pemahamanmu, dan tanamkan Al-Qur’an di dalam hatimu. Jadikan ia teman sejati di dunia, agar kelak ia menjadi syafaat yang mengangkat derajatmu di sisi Allah.
Semoga bermanfaat.
