Belajar dari hujan, ia tetap kembali walau jatuh berkali-kali.
Kegagalan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Bukan pula membuat kita lelah untuk berjuang.
Ingatlah masa kecil, yang selalu ada senyum setelah kesedihan.
Selalu ada harapan meski itu bagian perjalanan kecil saja.
Yang ada adalah bagaimana kita menata langkah untuk mewujudkannya. Meski bukan perjalanan jauh dan perjuangan yang besar.
Ingatlah bahwa cita-cita dalam doa itu berharga. Dia menelisik malam dan memeluk doa.
Jatuh bukan akhir dari segalanya. Gagal bukan tempat akhirmu untuk berjuang.
Sebab kegagalan adalah rangkaian warna yang membuat perjuanganmu terasa indah.
Ia adalah tali yang menguatkan keputusanmu setelahnya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَا۟يْـئَسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗ اِنَّهٗ لَا يَا۟يْـئَسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ
“… dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.””
(QS Yusuf : 87)
Semoga bermanfaat.
