Kader Muda Muhammadiyah Harus Kuasai Ruang Digital

www.majelistabligh.id -

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) didorong untuk lebih produktif memproduksi dan menggemakan narasi yang selaras dengan agenda utama Persyarikatan di ruang digital. Peluang ini terbuka lebar seiring bergesernya dominasi media konvensional ke media sosial.

Pesan tersebut disampaikan oleh Anggota Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) PP Muhammadiyah, M. Najih Farihanto, dalam agenda Sekolah Cabang Ranting (SECARA) yang digelar AMM DIY secara daring, Rabu (30/9/2026).

Najih menjelaskan, pada era media konvensional, publikasi isu Muhammadiyah kerap mengalami ketersendatan karena bergantung pada media massa arus utama. Namun, keterbatasan tersebut kini tidak lagi menjadi hambatan di era digital.

“Selama kita memiliki akun media sosial, kita punya potensi untuk mengangkat narasi sebuah isu. Era digital memungkinkan opini-opini yang sebelumnya minoritas atau tidak tersampaikan kini bisa naik ke permukaan,” ujar Najih yang juga akademisi di bidang komunikasi tersebut.

Mengacu pada teori Spiral of Silence, Najih menyebut Muhammadiyah di masa lalu kerap berada pada posisi pasif dalam menyuarakan opini publik. Kehadiran media sosial menjadi momentum penting bagi kader muda untuk mengubah pola tersebut dengan memanfaatkan akun pribadi masing-masing.

Meski narasi tentang Muhammadiyah di ruang digital saat ini didominasi respons positif, Najih menekankan pentingnya meningkatkan intensitas dan jangkauan konten tersebut. Hal ini diperlukan agar nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang diusung Muhammadiyah dapat memberi dampak serta jangkauan (vibration) yang lebih luas di masyarakat. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search