The world is jewelry, and the best jewelry in the world is a pious wife.”
“(Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri yang shalihah)”
Wanita adalah makhluk istimewa, dibekali Allah dengan keunikan peran dan ketahanan luar biasa (subhanallah). Perubahan hormonal saat haid, hamil, dan nifas, termasuk mengasuh anak selama dua tahun, menuntut kekuatan emosional yang agung.
Mengendalikan hati dalam setiap fase ini adalah keutamaan, dan suami wajib memberikan pemahaman serta dukungan penuh. Allah SWT berfirman,
وَالْوَالِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ
Artinya:
“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.“(Qs. Al-Baqarah: 233)
Ayat ini menunjukkan beban sekaligus kemuliaan peran ibu. Kewajiban menyusui selama dua tahun penuh adalah tuntutan fitrah yang berat, namun sarat pahala. Ayat ini dilanjutkan dengan kewajiban ayah (suami) untuk memberi nafkah,menunjukkan adanya keseimbangan tanggung jawab dan pentingnya dukungan suami dalam fase krusial ini.
Keutamaan wanita adalah anugerah ilahi yang wajib disyukuri dan didukung. Peran terbesarnya menuntut pengertian, kesabaran, dan penghargaan yang tinggi, terutama dari pasangannya, demi terciptanya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.
Semoga bermanfaat.
