Kebenaran Islam dan Nasib Orang yang Menolaknya

www.majelistabligh.id -

Mujahid dan Ikrimah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Ibnu Abbas membacanya dengan bacaan berikut: Al-jummalu, yang artinya tambang yang kasar masuk ke dalam lubang jarum. Inilah yang dipilih oleh Sa’id ibnu Jubair. Di dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Ibnu Abbas membacanya hatta yalijal jamalu, yakni tambang penambat perahu (tambang yang kuat, besar, lagi kasar).

Firman Allah (Subhanahu wa Ta’ala).:

لَهُمْ مِنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ

Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka. (Al-A’raf: 41)

Menurut Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, makna firman-Nya: Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka. (Al-A’raf: 41) Yakni tikar atau hamparan. dan di atas mereka ada selimut (api neraka). (Al-A’raf: 41) Mihad, selimut.

Hal yang sama dikatakan oleh Ad-Dahhak ibnu Muzahim dan As-Saddi.

{وَكَذَلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ}

Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. (Al-A’raf: 41)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. (*)

Tinggalkan Balasan

Search