Kesadaran diri dimulai saat kita berhenti sibuk menilai manusia, lalu menangis di hadapan Allah.
Bukan seberapa sering engkau bicara tentang iman, tapi seberapa jujur engkau mengakui kelemahan diri di hadapan-Nya.
Saat hati sadar, kita tak lagi menyalahkan takdir, kita sibuk memperbaiki diri memohon ampun.
Kesadaran diri adalah ketika ego ditundukkan, lalu jiwa berkata, “Aku lemah tanpa pertolongan-Mu, ya Allah”.
Orang yang benar-benar sadar diri tak bangga pada amalnya, karena ia tahu dosanya lebih banyak daripada pujiannya.
Semoga bermanfaat.
