Tenda-tenda Rumah Sakit Lapangan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah di Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, mendadak riuh pada Ahad (20/9/2026).
Momen penarikan relawan yang menandai berakhirnya misi kemanusiaan di wilayah tersebut diwarnai dengan aksi khitanan massal bagi warga terdampak bencana.
Sebanyak 30 anak dari Dusun Waso dan Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, antusias mengikuti kegiatan ini. Kehadiran fasilitas kesehatan dari relawan EMT Muhammadiyah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar untuk menunaikan syariat sekaligus menjaga pola hidup bersih melalui sunat.
Wakil Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB)/MDMC PP Muhammadiyah, Naibul Umam, mengungkapkan bahwa agenda ini digelar secara spontan melihat tingginya aspirasi dan kebutuhan warga setempat menjelang kepulangan tim medis.
“Saat ini di Rumah Sakit Lapangan EMT Dampek berlangsung khitanan massal untuk 30 anak warga terdampak dari Dusun Waso dan Dusun Ronting,” ujar Naibul Umam di lokasi kegiatan.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, turut hadir menyapa anak-anak beserta para orang tua di dalam tenda penanganan. Ia menyampaikan apresiasinya kepada para relawan yang cekatan dan sigap merespons kebutuhan warga, meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat.
“Ini bentuk kesyukuran. Artinya, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat, termasuk pelayanan khitan ini,” tutur dr. Agus.
Atmosfer haru dan bahagia menyelimuti area RS Lapangan. Meski beberapa anak tampak meringis kesakitan usai menjalani tindakan, rona lega dan kegembiraan terpancar jelas dari wajah para orang tua yang mendampingi buah hati mereka hingga akhir kegiatan. (*/tim)
