Konjen Australia Siapkan Roadmap Kerjasama dengan UMM Lewat Aussie Banget Corner

www.majelistabligh.id -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kerjasama internasional, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Terbaru, UMM menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Glen Askew, pada Senin (17/3/2025). Dalam kunjungannya, kedua belah pihak membahas roadmap untuk kegiatan besar berupa camping yang akan melibatkan rekan-rekan dari Aussie Banget Corner (ABC) yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan Jawa Tengah.

ABC UMM yang sudah beroperasi lebih dari sepuluh tahun, mendapat apresiasi tinggi dari Glen Askew sebagai pusat informasi terkait akademik, beasiswa, serta sosial dan budaya Australia. Roadmap camping yang disiapkan bertujuan untuk mempererat hubungan antar anggota ABC, sekaligus menjadi forum bagi rekan dan relawan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menjalani kegiatan yang menyenangkan bersama.

Konjen Australia Siapkan Roadmap Kerjasama dengan UMM Lewat Aussie Banget Corner
UMM menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Glen Askew.

Glen juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya Indonesia, khususnya budaya masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang menurutnya memiliki rasa hormat, simpati, dan empati yang sangat tinggi.

Selain itu, ia juga sangat terkesan dengan fakta bahwa lebih dari 400 mahasiswa asing dari berbagai negara memilih UMM sebagai tempat studi mereka. Pencapaian mahasiswa UMM di tingkat internasional pun semakin menambah kekaguman Glen terhadap kampus yang dikenal dengan sebutan kampus putih tersebut.

“Senang sekali rasanya ABC ada di UMM. Semoga agenda camping ini segera terealisasi dan dapat berkolaborasi dengan UMM. Saya juga berharap kerjasama yang sudah lama terjalin ini bisa semakin menarik minat pelajar Australia untuk belajar dan berkuliah di Indonesia,” ujar Glen dengan antusias.

Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, PhD  menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, langkah ini semakin memperkuat hubungan baik antara Australia dan UMM yang telah terjalin sejak lama. Terpilihnya UMM sebagai pusat ABC yang terus aktif hingga saat ini, sejalan dengan visi rektor yang ingin menjadikan UMM sebagai global village. Kehadiran berbagai corner di UMM diharapkan bisa memperkuat penyebaran budaya internasional.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperluas program-program kerjasama antara UMM dan Australia. Salah satunya, UMM berencana untuk membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa Australia untuk mengikuti program pertukaran pelajar maupun magang di UMM.

Sebaliknya, mahasiswa UMM juga diberikan kesempatan untuk belajar di Australia melalui berbagai program, termasuk pembangunan double degree. Menariknya, selama ini UMM tercatat memiliki keseimbangan yang baik dalam sirkulasi mahasiswa Indonesia yang studi ke luar negeri dan mahasiswa asing yang belajar di UMM. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search