”Perfection is not a condition for starting, but starting is a condition for achieving perfection”
”(Kesempurnaan bukanlah syarat untuk memulai, namun memulai adalah syarat untuk menuju kesempurnaan)”
Jangan menunggu jadi sosok tanpa cela untuk berbagi manfaat. Mulailah hari ini, meski hanya satu sapaan ramah atau satu ayat yang dibaca. Di mata Allah, bukan besarnya angka yang utama, melainkan ketulusan yang terjaga secara konsisten. Langkah kecil yang istiqomah jauh lebih mulia daripada lompatan besar yang hanya sekali terjadi. Allah SWT berfirman,
فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ
Artinya:
“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”(Qs. Az-Zalzalah: 7)
Dalam Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan sekecil apa pun; setiap niat baik memiliki bobot di sisi-Nya.
Dalam hadis, Dari Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Artinya:
”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.” (HR. Muslim No.783)
Hadis ini menekankan pentingnya istiqamah dalam ibadah, karena keberlanjutan ibadah walau sedikit lebih disukai Allah daripada ibadah banyak tapi hanya sesekali, menunjukkan konsistensi iman, dan bahkan saat uzur tetap dicatat seperti biasa.
Jadi kebaikan tidak butuh persiapan yang rumit, ia hanya butuh segera. Konsistensi dalam hal kecil adalah kunci mendapatkan cinta Allah secara berkelanjutan.
Semoga bermanfaat.
