Lapar 14 Jam Saat Puasa, tapi Kenyang dalam 5 Menit Saat Berbuka

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Begitulah singkatnya kenikmatan dunia. Kita menahan lapar dan haus sejak subuh hingga maghrib, terasa panjang dan berat. Namun saat azan maghrib berkumandang, hanya dengan seteguk air dan sebutir kurma, rasa itu langsung hilang. Perjuangan berjam-jam, terbayar dalam hitungan menit.

Dunia juga begitu. Kita lelah mengejar harta, jabatan, pujian…tapi nikmatnya hanya sebentar. Rumah megah, kendaraan mewah, makanan lezat, semua hanya memberi rasa puas sesaat. Setelah itu? Kita ingin lagi. Dan lagi. Tak pernah benar-benar cukup.

Allah sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau.

وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَا عُ الْغُرُوْرِ

“…Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS Ali ‘Imran 3: 185)

Sedangkan akhiratlah kehidupan yang sebenarnya, yang kenikmatannya tidak terputus dan tidak membosankan.

Jika lapar 14 jam saja bisa hilang dalam 5 menit, maka kenikmatan dunia puluhan tahun pun akan terasa sangat singkat dibanding kehidupan abadi di akhirat.

Karena itu jangan tukar akhirat yang kekal dengan dunia yang fana.

Puasa bukan hanya menahan lapar, tapi mengajarkan kita tentang hakikat hidup.

Kenikmatan dunia itu sebentar. Yang kekal adalah apa yang kita siapkan setelahnya.

Semoga beruntung.

Tinggalkan Balasan

Search