Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara syawalan dan halalbihalal bersama insan media, Selasa (29/4/2025), di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Lazismu se-Kabupaten/Kota DIY serta media cetak dan online.
Ketua Lazismu DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan program-program sosial Lazismu.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan kebaikan. Melalui media, kita bisa menjangkau lebih banyak orang dan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial,” ujarnya.
Jefree juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian pengumpulan dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp15,48 miliar selama Ramadan 1446 H. Ia menyebut capaian ini sebagai sesuatu yang patut disyiarkan kepada masyarakat luas.
Dalam waktu dekat, Lazismu DIY akan meluncurkan program kurban 1446 H, salah satunya melalui inovasi RendangMU, yaitu pengolahan daging kurban menjadi rendang tahan lama yang dikelola secara syariah dan dapat dikirim ke wilayah bencana maupun daerah terdampak krisis.
Wakil Ketua PWM DIY yang membidangi Lazismu, Prof. Dr. Ariswan, M.Si., D.E.A., menyampaikan bahwa tantangan sosial di Indonesia, termasuk kemiskinan, semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa kehadiran Lazismu harus mampu menjadi solusi.
“Ini sejalan dengan tema Milad ke-112 Muhammadiyah, Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua, yang mencerminkan sila kelima Pancasila dan QS. An-Nahl ayat 90. Mari berbagi dan bergerak untuk mencapai puncak peradaban,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Lazismu DIY juga memperkenalkan platform digital jalankebaikan.id, yang memudahkan masyarakat menunaikan ZIS secara daring. Diharapkan platform ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana amal jariyah yang berkelanjutan.
Lazismu DIY juga mendapat apresiasi atas prestasinya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut atas laporan keuangannya.
Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar pengurus Lazismu DIY dan kabupaten/kota bersama awak media. Tujuannya adalah mempererat komunikasi dan sinergi dalam menyebarluaskan berbagai program kebaikan kepada masyarakat, dipandu oleh M. Alfis Khoirul.
Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Twediana Budi Hapsari, turut memberikan pandangan. Ia menegaskan pentingnya publikasi yang baik agar masyarakat semakin percaya dan terdorong untuk berkontribusi.
“Publikasi yang tepat akan membangun kepercayaan. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki dampak besar bagi kehidupan orang lain,” ujarnya. (arief h, MPI PDM Sleman)
