Setiap musibah memang tidak dapat ditebak kehadirannya. Seperti kebakaran yang terjadi pada Ahad malam, 25 Januari 2026 lalu, yang meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Kebakaran tersebut menghanguskan 15 rumah dan ruko di kawasan Kompleks Pasar Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Melihat kondisi warga terdampak, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Katingan bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), dewan guru Muhammadiyah, serta para siswa melakukan penggalangan dana. Aksi dilakukan dengan mengetuk pintu rumah warga hingga turun langsung ke jalan raya. Kegiatan ini dikoordinir Ketua LAZISMU Katingan, Faridul Hayat.
Ketua LAZISMU Kabupaten Katingan, Faridul Hayat, menyampaikan, penggalangan donasi tersebut merupakan aksi bersama Muhammadiyah yang melibatkan unsur Ortom, MDMC, serta siswa-siswi MTs Muhammadiyah Kasongan di beberapa titik di Kota Kasongan. Aksi ini juga didampingi langsung oleh para guru.
Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp64.500.000 berkat dukungan berbagai pihak. Bantuan disalurkan kepada 26 kepala keluarga, masing-masing sebesar Rp2.000.000, dilengkapi paket sembako dan pakaian layak pakai. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada dua sekolah terdampak, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Katingan dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Badar.
“Alhamdulillah, penggalang dana tersebut berhasil terkumpul berkat dukungan dari semua pihak, sehingga ini menjadi semangat ber-fastabiqul khairat, bersama kita kibarkan bendera LazisMu berbagi untuk negeri. Karena peduli kita, harapan mereka, Allahuakbar,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PDM Katingan, Sardinie U. Budin, menyampaikan, penggalangan dana dan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah, khususnya LAZISMU, sebagai lembaga yang terpercaya dalam pengumpulan dan pendistribusian dana yang amanah serta tepat sasaran.
“Muhammadiyah Katingan terkhusus LazisMu Katingan, selalu mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sesama, memberikan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat di mana pun berada dan meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sardinie menambahkan, LAZISMU harus terus hadir dan bergerak memberi untuk negeri dengan prinsip tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat. Program-program tersebut diharapkan berjalan secara terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan, dengan dukungan dari berbagai pihak, khususnya para donatur dan mitra strategis LAZISMU.
“Dalam menjalankan program LazisMu, tentu dibutuhkan kerja sama dari mitra maupun para donatur untuk menyalurkan melalui LazisMu. Terima kasih kepada para donatur, masyarakat yang telah membantu para korban, semoga kebaikan itu dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda,” tambahnya. (m fitriani- kontributor Kalimantan Tengah)
