Dalam kehidupan, tidak selamanya segala sesuatu berjalan sesuai dengan pikiran dan harapan kita. Namun, percayalah bahwa semua yang terjadi adalah yang terbaik dari Allah Ta’ala untuk kita.
Seringkali, lebih banyak orang yang tidak senang daripada yang senang terhadap kita. Dalam menghadapi orang-orang yang bersikap negatif (bisa jadi suami, istri, anak, menantu, mertua, besan, saudara, tetangga, sahabat, dan lain-lain), lakukanlah lima hal berikut:
- Maafkan dia.
- Doakan kebaikan untuknya.
- Ajak pada kebaikan dan kebenaran (ikut atau tidak, itu bukan urusan kita).
- Beri contoh yang baik dan benar.
- Bertawakal total kepada Allah Ta’ala.
Mari kita simak hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Ajlan, dari Sa’id Al-Maqburi, dari Abu Hurairah RA. Beliau berkata:
“Ada seseorang yang mencaci maki Abu Bakar RA, sementara Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sedang duduk bersama Abu Bakar RA.
Mendengar cacian itu, Abu Bakar ra hanya diam, dan Rasulullah pun ikut diam. Namun ketika orang tersebut selesai mencaci maki dan Abu Bakar ra mulai membalas ucapan itu, Rasulullah saw bangkit dan meninggalkan tempat tersebut.
Abu Bakar ra lalu menyusul Rasulullah dan bertanya:
‘Ya Rasulullah! Orang itu mencaci maki aku, dan Engkau tetap duduk bersamaku. Tapi ketika aku membalas ucapannya, mengapa Engkau bangkit dan meninggalkanku?’
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab:
‘Sesungguhnya malaikat tadi sedang membalas cacian itu untukmu. Namun ketika kamu mulai membalasnya, malaikat pun pergi, dan setan datang duduk di sana. Maka aku tidak ingin duduk bersama setan.’”
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.
Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad.
Ya Allah, ya Rabb, ya Rahman, ya Rahim,
Ampunilah segala kesalahan dan dosa kami.
Jadikanlah kami hamba-Mu yang istiqamah dalam menjalankan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu.
Tetapkanlah kami sebagai hamba-Mu yang beriman, Islam, sehat, serta selalu dalam limpahan hidayah, rahmat, dan lindungan-Mu, di dunia maupun di akhirat.
Ya Allah, berilah kami ilmu yang bermanfaat, rezeki yang penuh keberkahan, dan amal yang Engkau terima.
Ya Allah, terimalah dan kabulkanlah semua doa-doa kami.
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar.
Aamiin.(*)
