Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (15/02/2026) ini bertempat di Aula Mas Mansyur, Gedung PWM Jawa Timur.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus LPHU dari berbagai daerah di Jawa Timur guna menyamakan persepsi dan strategi dalam peningkatan layanan jamaah haji di tahun 2026.
Fokus pada Reformasi Tata Kelola
Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah pemaparan materi mengenai “Reformasi Tata Kelola Penyelenggaraan Haji Indonesia”. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji Muhadjir Effendy.
Dalam arahannya, ditekankan pentingnya profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan haji agar jamaah mendapatkan kenyamanan serta kepastian dalam beribadah. Reformasi ini diharapkan dapat diimplementasikan hingga ke tingkat daerah melalui KBIHU Muhammadiyah.
Peluncuran Buku Panduan Manasik
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan edukasi yang berkualitas bagi calon jamaah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Buku Panduan Manasik Haji.
Buku ini disusun khusus untuk menjadi pegangan standar bagi KBIHU di bawah naungan Muhammadiyah Jawa Timur. Penyerahan dilakukan oleh pimpinan LPHU PWM Jatim kepada perwakilan daerah, yang menandai kesiapan Muhammadiyah dalam membimbing jamaah secara syar’i dan terstruktur.
“Melalui Rakorwil ini, kita ingin memastikan bahwa setiap KBIHU Muhammadiyah di Jawa Timur memiliki standar pelayanan yang sama unggulnya, didukung dengan literasi manasik yang kuat,” ujar salah satu pengurus LPHU Ustaz Sam’u di sela-sela acara.
Dengan terlaksananya Rakorwil ini, diharapkan koordinasi antar daerah semakin solid, sehingga penyelenggaraan haji tahun 2026 bagi warga Muhammadiyah Jawa Timur dapat berjalan lebih sukses, mandiri, dan mabrur. (Muhammad Jamaluddin, M Ag)
